Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pembunuhan Wartawan Karo, KKJ Desak Pomdam Memroses Hukum Koptu HB
Tersangka Bebas Ginting memeragakan adegan rekonstruksi kasus dugaan pembakaran rumah wartawan Tribrata TV Rico Sempurna Pasaribu, Jumat (19/7/2024). (IDN Times/Prayugo Utomo)

Medan, IDN Times - Terhitung, 40 hari sudah setelah Wartawan Tribrata TV Rico Sempurna Pasaribu, istri, anak dan cucunya dibunuh di rumahnya, Jalan Nabung Surbakti, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, 27 Juni 2024 lalu. Sampai saat ini, kasus itu belum menemukan titik terang.

Keluarga meyakini, pelaku pembakaran itu tidak hanya tiga orang yang sudah ditetapkan tersangka; dua eksekutor; Yunus Syahputra Tarigan alias Selawang dan Rudi Apri Sembiring, serta Bebas Ginting alias Bulang, orang yang menyuruh Yunus dan Apri membakar rumah Rico Sempurna. Dugaan kuat keterlibatan Koptu HB, prajurit TNI terus mencuat.

Dalam rekonstruksi kasus pada Jumat (19/7/2024), Koptu HB disebut. Adegan di mana Koptu HB bertemu Bulang ditunjukkan dalam rekonstruksi kasus. Namun, sampai sekarang, tidak diketahui apa status hukum Koptu HB.

1. KKJ minta Pomdam bekerja serius memroses Koptu HB

Direktur LBH Medan Irvan Sahputra menunjukkan foto adegan rekonstruksi pertemuan antara Koptu HB dengan tersangka Bebas Ginting, Selasa (23/7/2024). (Dok KKJ Sumut)

Komite Keselamatan Jurnalis Sumatera Utara (KKJ Sumut) mendesak Polisi Militer Daerah Kodam (Pomdam) I/Bukit Barisan untuk segera memproses Koptu HB. Sejak dilaporkan pada 18 Juli 2024 ke Pomdam I/BB, belum ada kelanjutan dalam penanganan perkara ini.

Tim KKJ bersama keluarga korban sudah menyerahkan bukti dugaan keterlibatan Koptu HB dalam peristiwa pembunuhan itu. Baik itu bukti rekaman, foto, hingga keterangan saksi yang mengetahui peristiwa dugaan pembunuhan berencana terhadap Rico Sempurna Pasaribu.

"Sudah dua minggu lebih sejak pelaporan belum ada perkembangan apapun yang disampaikan oleh Pomdam I/Bukit Barisan. Kami khawatir kasus ini akan menghilang begitu saja jika tidak sama-sama kita awasi," kata Direktur LBH Medan, Irvan Saputra, Selasa (6/8/2024).

2. Masih menjadi pertanyaan apakah Koptu HB sudah diperiksa

Rekonstruksi Pembakaran Rumah Wartawan Karo Belum, Jumat (19/7/2024). (IDN Times/Prayugo Utomo)

Sampai saat ini, kata Irvan, Pomdam I/BB belum membuat keterangan resmi soal pemeriksaan Koptu HB. Keberadaannya pun tidak diketahui. Apakah sudah ditempatkan di tempat khusus, atau masih berdinas seperti biasa.

KKJ Sumut meminta agar Pomdam I/Bukit Barisan terbuka dalam penanganan perkara ini. Ia meminta agar hasil pemeriksaan segera diumumkan, agar tidak menimbulkan tanda tanya di masyarakat.

"Kami mendesak ada penjelasan lebih lanjut soal pelaporan yang telah dilayangkan ke Pomdam I/BB, sejauh apa laporan itu sudah ditangani," kata Irvan.

3. Kasus Rico Sempurna menjadi PR Kapolda baru

Lokasi Rekonstruksi pembakaran rumah wartawan Karo, Rico Sempurna Pasaribu, Jumat (19/7/2024). (IDN Times/Arifin Al Alamudi)

Koordinator KKJ Sumut Array A Argus juga mendesak Polda Sumut serius menangani kasus ini. Termasuk menyelidiki dugaan keterlibatan Koptu HB.

Bagi KKJ, kasus pembunuhan berencana terhadap Rico Sempurna Pasaribu menjadi PR Kapolda Sumut yang baru bertugas Irjen Whisnu Hermawan Februanto. Karena sampai saat ini, laporan anak korban di Polda Sumut belum diketahui kelanjutan prosesna.

"Kami meminta agar insitusi penegak hukum yang sudah menerima aduan tersebut terbuka, dan menyampaikan kebenarannya kepada publik. Sudah dua minggu lebih laporan disampaikan, tapi tak kunjung ada titik terang," kata Array.

Bahkan, hasil autopsi terhadap jenazah Rico Sempurna Pasaribu juga belum diberikan pihak terkait kepada anak korban. Padahal ada sejumlah kejanggalan yang ditemukan atas kematian Rico dan keluarganya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article