Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Menyamar Jadi Polisi, 5 Pria Merampok Mobil Pikap di Jalan Tol Medan

Menyamar Jadi Polisi, 5 Pria Merampok Mobil Pikap di Jalan Tol Medan
IDN Times/Istimewa
Share Article

Medan, IDN Times - Komplotan spesialis merampok di jalan tol dibekuk tim Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Sumatera Utara, belum lama ini.

Kompoltan ini terdiri dari lima orang, yakni DP alias Kumis, Dw br S alias Dewi, PS alias Perianto, ET alias Esron dan Irw alias Buyung. Kelimanya melancarkan aksinya dengan menyaru sebagai anggota kepolisian.

Kepada awak media, Direktur Ditkrimum Polda Sumut, Kombes Pol Andi Rian mengatakan, penangkapan terhadap kelima terjadi pada Jumat (23/3) lalu. Mereka diringkus dari dalam kendaraannya ketika melintas di gerbang Tol Bandar Selamat, Kecamatan Medan Tembung.

"Komplotan ini sudah beraksi di empat jalan Tol yang ada di Kota Medan. Mereka kita ringkus berdasarkan empat laporan dari korbannya," kata Andi Rian saat memaparkan kasus di Polda Sumatera Utara, Senin (25/3).

1. Pakai mancis berbentuk senjata api untuk takuti korbannya

IDN Times/Istimewa
IDN Times/Istimewa

Saat melancarkan aksinya, sambung Andi Rian, mereka selalu menyamar sebagai personel dari Ditnarkoba Polda Sumut. Di samping itu, mereka menggunakan mancis berbentuk senjata api guna menakuti calon korbannya.

Hasil laporan yang diterima, mereka sudah beraksi di kawasan Tol di Sergai, Tol Percut dan Tol di kawasan Patumbak.

"Kejadian dimulai dari 28 Februari, 7 Maret, 14 dan 17 Maret. Selain menyamar menjadi polisi, mereka juga menggunakan wanita untuk memancing targetnya," sebut Andi Rian.

2. Sasarannya adalah pengendara mobil pikap atau mobil boks

IDN Times/istimewa
IDN Times/istimewa

Masih dikatakan Andi Rian, dari empat kejadian itu, sasaran komplotan ini adalah kendaraan pikap yang mengangkut barang-barang atau mobil boks.

Dalam pengungkapan tersebut, personel berhasil mengamankan dua unit, satu kondisinya sudah dicincang dan satu lagi masih dalam pencarian. Informasi yang unitnya sudah dilepas ke kawasan Aceh.

"Mereka memberhentikan kendaraan yang menjadi targetnya sembari mengaku personel narkoba dan mengacungkan senjata api mainan," ungkapnya.

"Setelah menguasai keadaan, mereka mengikat korbannya menggunakan lakban kemudian membuangnya ke pinggir tol, lalu membawa kabur kendaraan korbannya," tambah Andi Rian.

3. Mobil dijual pada penadah setelah nomor rangka dan mesin diganti

IDN Times/Istimewa
IDN Times/Istimewa

Andi Rian melanjutkan, selain meringkus lima komplotan ini, polisi juga meringkus tujuh penadah barang hasil kejahatan dari komplotan ini. Ketujuh penadah itu masing-masing berinisial BS, IT, EE, AN, Yus Br P, BS dan RM.

"Sebelum menjual hasil kejahatannya kepada penadah, komplotan ini menimpa nomor rangka dan mesin dengan nomor yang lain. Saat ini kita masih melakukan pengembangan terhadap kasus ini termasuk bagaimana cara mereka mendapat nomor rangka dan mesin untuk menimpa ke mobil hasil kejahatannya," pungkas Andi Rian.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Arifin Al Alamudi
EditorArifin Al Alamudi

Latest News Sumatera Utara

See More

Pelaku UMKM Galang Terdampak Jalan Rusak, Gubernur Sumut Janjikan Perbaikan

27 Jun 2026, 09:00 WIBNews