Medan, IDN Times - Polisi terus mendalami kasus dugaan tindak kekerasan di kerangkeng yang disebut sebagai lokasi rehabilitasi narkoba di rumah Bupati Langkat Nonaktif Terbit Rencana Peranginangin. Polisi juga sudah mengumpulkan keterangan dari masyarakat yang anggota keluarganya meninggal setelah dititipkan di lokasi itu.
Dugaan tindak kekerasan mencuat. Begitu juga dengan dugaan soal perbudakan modern di dalamnya. Para korban yang dikerangkeng tidak digaji setelah dipekerjakan di pabrik kelapa sawit milik Terbit.
Totalnya, kepolisian sudah memeriksa 63 saksi. “Kita sudah memeriksa, baik yang pernah tinggal ditempat itu, atau orang-orang yang mengetahui dugaan tindak pidana yang terjadi di tempat tersebut,” ungkap Kapolda Sumut Irjen Panca Putra Simanjuntak, Kapolda Sumatra Utara, Rabu (9/2/2022).
