Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Mendag Budi Pastikan Pasokan Bahan Pokok Cukup di Medan untuk Nataru
Menteri Perdagangan Indonesia, Budi Santoso mendatangi Pasar Suka Ramai (Dok. Istimewa)

Medan, IDN Times - Menteri Perdagangan Budi Santoso memastikan pasokan bahan pokok (bapok) di Medan, Sumatera Utara mencukupi untuk momen menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Hal ini dikatakan saat meninjau Pasar Suka Ramai, Selasa (7/12/2024).

"Hari ini kira meninjau ke pasar Suka Ramai di Medan dan ternyata luar biasa pasokan cukup," katanya pada awak media.

Peninjauan dilakukan bersama Pj Gubernur Sumut, Agus Fatoni, Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga.

1. Harga di pasar Kota Medan sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET)

Menteri Perdagangan Indonesia, Budi Santoso mendatangi Pasar Suka Ramai (Dok. Istimewa)

Selain pasokan yang mencukupi dalam momen Nataru tahun 2024, Menteri Budi juga memastikan bahwa harga-harga di pasar Kota Medan sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).

Disebutkan harga-harga tersebut telah terkendali mulai dari beras, bawang merah, cabai, ayam, daging, dan telur. 

"Semua ada dan bahkan beberapa ada dibawah standar artinya dibawah harga acuan. Jadi, mudah-mudahan ini terjaga sampai Natal dan tahun baru sehingga saudara kita di Medan khususnya atau di Sumatera Utara dapat menjalankan Natal dan tahun baru dengan baik," katanya.

2. Kota Medan memiliki pasar keliling untuk menjaga inflasi

Menteri Perdagangan Indonesia, Budi Santoso mendatangi Pasar Suka Ramai (Dok. Istimewa)

Dikatakannya juga bahwa, Kota Medan juga memiliki program dari Pemerintah Daerah yang bernama Pasar Keliling. Dari menjual harga sesuai acuan, sehingga masyarakat terbantu dengan program ini.

Dalam pasar keliling ini setiap hari ada kurang lebih 3 mobil keliling Kota Medan untuk menjaga inflasi menstabilkan harga.

3. Harga telur ayam ras dinilai masih normal

Menteri Perdagangan Indonesia, Budi Santoso mendatangi Pasar Suka Ramai (Dok. Istimewa)

Terkait kenaikan harga pada telur ayam ras, dikatakannya hal ini masih normal dari HET.

Menurutnya, beberapa komoditas yang naik tapi masih dibawah harga acuan semua.

"Kemarin karena sempat turun banyak ini ada naik dikit tapi semua dibawah acuan. Bahkan, cabai pun jauh dibawah acuan walaupun ada kenaikan sedikit. Tapi kenaikan itu karena kemaren harganya turun naik tapi semua masih dibawah harga acuan karena permintaan yang meningkat mendekati Natal," jelas Budi.

"Jadi kita tetap menjaga pasokan kita selalu mengasih dengan distributor kemudian dengan produsen kita selalu komunikasi kita koordinasi. Kami melihat kelapangan benar gak dan ternyata benar, pasokan semua lancar sehingga harga-harga standar dan normal," pungkasnya.

Editorial Team

Related Article