Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Hadir di Batam, Mahfud MD: Rezim Curang Tak akan Diberikan Berkah
Calon Wakil Presiden nomor urut tiga, Mohammad Mahfud Mahmodin (IDN Times/Putra Gema Pamungkas)

Batam, IDN Times - Calon Wakil Presiden nomor urut tiga, Mohammad Mahfud Mahmodin atau Mahfud MD hadiri kampanye akbar di lapangan Temenggung Abdul Jamal, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Kehadiran Mahfud MD di lapangan Temenggung Abdul Jamal ini disambut antusias ribuan pendukung Ganjar-Mahfud dari seluruh penjuru Provinsi Kepri.

1. Mahfud sampaikan target perlanjutan pengentasan kemiskinan

Calon Wakil Presiden nomor urut tiga, Mohammad Mahfud Mahmodin (IDN Times/Putra Gema Pamungkas)

Dalam orasi kebangsaannya, Mahfud MD menyampaikan target pasangan Ganjar-Mahfud dalam melanjutkan pengentasan kemiskinan yang telah dilakukan sejak era pemerintahan Presiden RI pertama, Soekarno.

Mahfud menjelaskan, sejak era pemerintahan Soekarno persentase angka kemiskinan menurun hingga ke angka 56 persen. Hal ini kemudian berlanjut di era pemerintahan Soeharto, di mana angka kemiskinan menurun drastis hingga ke angka 18 persen.

Kemudian pengentasan kemiskinan di Indonesia, dilanjutkan oleh masa pemerintahan Habibie, Abdurrahman Wahid, Megawati, SBY, hingga Jokowi yang menunjukkan angka kemiskinan turun menjadi 9,3 persen.

“Kami berencana kembali melanjutkan hal ini dimulai dari pemberantasan korupsi. Seandainya di Indonesia ini tidak ada korupsi Mungkin orang miskin sudah habis,” kata Mahfud, Minggu (4/2/2024).

2. Mahfud singgung dugaan ketidaknetralan beberapa instansi pengamanan

Calon Wakil Presiden nomor urut tiga, Mohammad Mahfud Mahmodin

Dalam orasinya, Mahfud juga menyinggung mengenai dugaan ketidaknetralan beberapa instansi pengamanan, dan aparat penegak hukum dalam pelaksanaan pesta demokrasi kali ini.

Menurutnya hal ini terjadi di beberapa daerah lain, sehingga tindakan ini juga membuat gerah civitas akademika beberapa perguruan tinggi, yang meminta agar Pemerintah tetap berada di jalur netral.

“Saya mendengarkan ketidaknetralan ini masih terjadi di mana-mana. Hal ini yang membuat civitas akademika perguruan tinggi, menyuarakan agar demokrasi dijaga dengan baik,” tegasnya.

Dirinya pun mengajak seluruh relawan Ganjar-Mahfud untuk berjuang dalam menegakan Pemilu 2024 berlangsung jujur dan adil tanpa tekanan dari pihak manapun.

“Saudara sekalian mari kita berjuang dengan sungguh-sungguh, saya berharap aparat-aparat pemerintah, aparat penegak hukum TNI dan lain-lain yang tugasnya oleh negara ditugaskan untuk pemerintahan dan ketertiban hukum supaya bertindak netral,” lanjutnya.

3. Mahfud MD : Rezim jahat tidak selamat dari masyarakat yang ingin demokrasi

Calon Wakil Presiden nomor urut tiga, Mohammad Mahfud Mahmodin (IDN Times/Putra Gema Pamungkas)

Tidak hanya itu, Mahfud juga menyinggung kehancuran sebuah rezim yang dianggap jahat, dikarenakan keinginan masyarakat yang menginginkan demokrasi untuk tetap berjalan dengan baik.

Mahfud menerangkan sebuah rezim yang lahir dengan cara mencurangi demokrasi, tidak akan diberi berkah.

“Rezim yang lahir dengan cara curang tidak akan diberi berkah. Pada saatnya akan digilas oleh rakyatnya yang menginginkan demokrasi,” ungkapnya.

Mahfud juga menyinggung mengenai kondisi saat ini dan menyebut adanya upaya pemindahan kekuasaan, tanpa melalui proses demokrasi yang semestinya.

“Kekuasaan itu bergilir sehingga tidak boleh ada satu kekuasaan yang dipertahankan dan diperjuangkan dengan cara curang,” tutupnya.

Editorial Team

Related Article