Gratis! Tol Seksi Tanjungpura-Brandan Dibuka 11 Maret 2025

- Jalan Tol Binjai-Langsa seksi Tanjungpura-Pangkalan Brandan akan dioperasikan pada 11 Maret 2025 pukul 07.00 WIB, setelah mendapat sertifikat laik fungsi operasi.
- Jalan tol ini telah melalui Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO) serta mendapatkan kategori bintang 5 sehingga dinyatakan layak digunakan tanpa tarif.
- Seksi tol ini telah diuji coba fungsional pada libur Natal dan Tahun Baru 2025, dilintasi oleh 41.627 kendaraan dengan zero fatality, serta memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Langkat, IDN Times - Jalan Tol Binjai-Langsa seksi Tanjungpura-Pangkalan Brandan, akan dioperasikan pada hari Selasa tanggal 11 Maret 2025 mendatang mulai pukul 07.00 WIB. Pengoperasian dilakukan munyusul terbitnya Keputusan Menteri Pekerjaan Umum (Kepmen PU) tentang penetapan pengoperasian tol pada 25 Februari 2025 lalu.
Dibukanya jalan tol ini diharapkan dapat membantu ngurai kemacetan lalu lintas Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah.
1. Mendapat kategori bintang 5 hingga dinyatakan layak

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Adjib Al Hakim menyampaikan, bahwa jalan tol ini telah melalui Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO) dan mendapatkan Sertifikat Laik Fungsi Operasi (SLO) dari Kementerian PU pada 31 Januari 2025 lalu.
Tak hanya itu, jalan tol ini juga mendapat kategori bintang 5 sehingga dinyatakan layak untuk digunakan oleh masyarakat. "Walaupun pengoperasian jalan tol ini belum dikenakan tarif," kata Adjib, Rabu (5/3/2025).
2. Masuk tetap tapping menggunakan kartu uang elektronik

Meski demikian, pihaknya menghimbau agar kepada para pengguna jalan tol untuk tetap melakukan tapping kartu uang elektronik (UE) di gerbang tol. "Langkah ini bertujuan sembari memastikan bahwa kartu UE dalam kondisi baik," jelas Adjib.
Dirinnya menerangkan, seksi tol ini telah diuji coba dengan dioperasikan secara fungsional pada periode Natal dan Tahun Baru (Natari) 2025 kemarin.
"Fungsional sejak 21 Desember 2024 sampai 5 Januari 2025, dengan jam operasional mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB. Di mana selama masa fungsional tersebut, telah dilintasi oleh 41.627 kendaraan dengan zero fatality," terang Adjib.
3. Fasilitas penunjang jalan tol yang memenuhi standar pelayanan minimal

Mendukung operasi tanpa tarif, kualitas jalan dan fasilitas penunjang jalan tol juga telah memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM). Di mana dilengkapi dengan dua simpang susun, lima gardu tol biasa dan satu gardu reversible.
Dari sisi pelayanan, Hutama Karya juga telah menyiagakan 66 personel dan enam armada yang terdiri dari satu ambulans, satu derek 10 ton, satu derek towing, satu kendaraan rescue, satu kendaraan patroli, dan satu kendaraan PJR.
"Pengoperasian tol ini nantinya akan mengefisiensi waktu perjalanan Binjai ke Pangkalan Brandan dari 1,5 jam menjadi hanya 30 menit. Dan juga akan memudahkan waktu tempuh pemudik dari Bandara Kualanamu Medan menuju Brandan hingga Langsa, Aceh," tegas Adjib.

















