Kapolrestabes Medan Kombes Gidion Setyawan (IDN Times/Eko Agus Herianto)
Kejadian yang menimpa penjual roti bakar itu tak luput dari pantauan Kapolrestabes Medan, Kombes Gidion Setyawan. Ia membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari Fitra.
"Kalau mendasari laporan itu, jelas kewajiban kami melakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan gitu, ya, demi menuntaskan persoalannya. Yang paling penting menurut saya adalah bagaimana kita harus bijak di ruang publik ini. Fenomena ini sebenarnya tidak harus terjadi di antara masyarakat kita, ya," kata Gidion, Selasa (24/12/2024) sore.
Ia menerangkan bahwa terhadap korban sudah ditangani pihaknya. Korban juga telah melakukan visum.
"Saya sudah komunikasi langsung dengan korban, dan memang secara fisik dan kasat mata, ada memar di mata. Tapi untuk proses penyidikan lebih lanjut, sudah kita lakukan visum. Nanti jika sudah mulai membaik kondisinya ini, kita akan memintai keterangan lebih lanjut," bebernya.
Terkait apakah pelaku merupakan seorang dokter muda di salah satu rumah sakit, Gidion mengatakan bahwa pihaknya akan memastikan lagi.
"Menangani kasus harus clear, ya. Data-data itu (pelaku merupakan dokter muda) berkorelasi dengan peristiwa saat ini atau tidak. Itu mungkin informasi yang kita dalami," pungkasnya