Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Bocah SD Diperkosa Kepsek hingga Tukang Sapu, Ibu Mengadu ke Hotman

Bocah SD Diperkosa Kepsek hingga Tukang Sapu, Ibu Mengadu ke Hotman
Hotman Paris (Instagram.com/hotmanparisofficial)
Share Article

Medan, IDN Times – Seorang ibu asal Kota Medan curhat kepada pengacara kondang Hotman Paris Hutapea di Jakarta. Dia mengadukan kasus dugaan rudapaksa yang mendera anak perempuannya.

Korban masih berusia 10 tahun. Sang ibu mendatangi Hotman untuk mencari dukungan. Karena, sejak dilaporkan September 2021 lalu, kasus itu belum menetapkan siapapun menjadi tersangka.

1. Korban diduga dirudapaksa oleh kepala sekolah hingga tukang sapu

ilustrasi kekerasan (IDN Times/Nathan Manaloe)
ilustrasi kekerasan (IDN Times/Nathan Manaloe)

Hotman menerima langsung aduan ibu korban di Kopi Johny, tempat Hotman biasa nongkrong. Video pengaduan itu viral di media sosial.

Sang ibu berinisial I mengatakan kepada Hotman jika anaknya menjadi korban rudapaksa bergilir. Terduga pelakunya adalah tukang sapu, pimpinan administrasi hingga kepala sekolah tempat anaknya menimba ilmu.

Kepada Hotman I menjelaskan, anaknya sempat dibius oleh tukang sapu sekolah. Dia dicekoki serbuk putih. Mulutnya kemudian dilakban, kakinya diikat.

“Kemudian anak saya digendong dan dibawa ke gudang,” ujar I dilansir dari akun @hotmanparisofficial, Rabu (7/9/2022).

2. Korban diduga sudah dua kali dirudapaksa secara bergilir

Ilustrasi kekerasan seksual terhadap perempuan (IDN Times/Arief Rahmat)
Ilustrasi kekerasan seksual terhadap perempuan (IDN Times/Arief Rahmat)

Setelah berada di gudang, kepala sekolah dan pimpinan administrasi kemudian datang. Kemudian, mereka diduga merudapaksa korban yang berusia 10 tahun itu secara bergiliran.

“Terjadilah pelecehan 2 kali kejadiannya (berulang),”ujar sang Ibu.

Kasus ini sudah dilaporkan sejak September 2021 ke Polrestabes Medan. Namun, sampai sekarang penanganannya belum juga tuntas. Bahkan belum ada satu orangpun yang dijadikan tersangka. Kasus itu juga saat ini sudah dialihkan ke Polda Sumut.

Dalam kesempatan itu Hotman Paris meminta Polda Sumut segera mengusut kasus ini. “Bapak Kapolda Sumut tolong kasus ini mendapat perhatian. Tahun 2021 (dilaporkan) ke Polrestabes Medan, kasusnya (kini) sudah dilimpahkan ke Polda,” ujar Hotman.

3. Polisi sudah lakukan dua kali pra rekonstruksi

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi. (Dok: Polda Sumut)
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi. (Dok: Polda Sumut)

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Sumut Komisaris Besar Hadi Wahyudi yang dikonfirmasi awak media mengatakan, proses penyidikan kasus itu masih berlangsung.

“Saat ini masih berproses, penyidik sudah 2 kali melakukan pra rekon di TKP,”ujar Hadi, Rabu (7/9/2022).

Pihaknya juga sudah melakukan pemeriksaan kepada saksi dan terlapor. Penyidik masih mendalami keterangan saksi dan terlapor.

“Saksi-saksi pihak sekolah petugas kebersihan dan guru-guru termasuk kepala sekolah sudah kita ambil keterangannya. Kita masih melengkapi berkas-berkas yang lain,” pungkasnya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Prayugo Utomo
Doni Hermawan
Prayugo Utomo
EditorPrayugo Utomo

Latest News Sumatera Utara

See More

Ombudsman Sumut Buka Posko Pengaduan Cegah Kecurangan SPMB 2026

28 Mei 2026, 20:00 WIBNews