Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Banjir Bandang Madina, Pondok Santri dan Rumah Warga Hanyut

Banjir Bandang Madina, Pondok Santri dan Rumah Warga Hanyut
Banjir bandang menerjang pondok santri Pesantren Musthafawiyah yang berada di tepi Sungai Aek Singolot, Desa Purbabaru, Kecamatan Lembahsorikmarapi, Kapubaten Mandailingnatal, Sumatra Utara, Rabu (20/12/2023). (Dok BPBD Madina)
Share Article

Mandailing Natal, IDN Times – Banjir bandang menerjang kawasan Kabupaten Mandailingnatal, Sumatra Utara, Rabu (20/12/2023) malam. Ada dua desa yang dilaporkan diterjang bandang.

Pertama Desa Purbajulu, Kecamatan Puncaksorikmarapi. Kedua, Desa Purbabaru, Kecamatan Lembahsorikmarapi.

“Banjir bandang terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu di sini sedang hujan dengan intensitas yang sangat lebat,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mandailingnatal Mukhsin Nasution, Kamis (21/12/2023).

1. Banjir berasal dari hulu Aek Singolot

Ilustrasi banjir. (IDN Times/Mardya Shakti)
Ilustrasi banjir. (IDN Times/Mardya Shakti)

Mukhsin menjelaskan, banjir bandang pertama kali dideteksi di kawasan Desa Purbajulu. Banjir meluap dari Sungai Aek Milas, hulu Aek (sungai) Singolot yang menerjang Desa Purbabaru.

Di Purbajulu, air merendam sejumlah rumah warga yang berada tidak jauh dari sungai. Material lumpur masuk ke dalam rumah.

Hulu Aek Singolot sendiri, kata Mukhsin, berada di kawasan hutan Taman Nasional Batanggadis. Di sana juga terdapat gunung Sorik Marapi.

“Kita sudah melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak banjir. Ada 18 keluarga yang mengungsi,” kata Mukhsin.

2. Banjir menerjang pondok santri Pesantren Musthafawiyah

Ilustrasi banjir (pixabay.com/Hermann)
Ilustrasi banjir (pixabay.com/Hermann)

Setengah jam setelah banjir di Purbajulu, air kemudian turun ke arah Purbabaru. Air kemudian menyapu pondok santri yang ada di tepi sungai. Data BPBD menunjukkan ada 38 unit pondok yang hanyut. Ditambah dua rumah warga yang rusak karena berada di tepi sungai.

Banjir bandang yang terjadi di Purbabaru memakan korban luka. Satu orang santri berusia 19 tahun mengalami luka-luka karena sempat terjebak di dalam pondoknya saat air naik.

“Kami sudah melakukan evakuasi terhadap korban. Saat ini sudah mendapat perawatan. Sementara untuk santri yang lain kita ungsikan ke dalam pesantren. Kami juga sudah mengimbau agar santri sementara tidak berada di dekat sungai,” kata Mukhsin.

Kata Mukhsin, ini adalah kali pertama banjir bandang menerjang kawasan Purbajulu dan Purbabaru. Palingtidak, dalam satu dekade terakhir, kawasan itu aman dari bencana banjir.

“Saat ini kondisi sudah surut,” katanya.

3. Selain banjir, bencana longsor juga teradi di Madina

Ilustrasi banjir. (IDN Times/Muhammad Nasir)
Ilustrasi banjir. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Selain bencana banjir, Madina juga mendapat bencana longsor. Material longsor menutup jalan lintas Panyabungan-Natal di kawasan Kelurahan Tanobato.

“Akibat kejadian tersebut, jalan lintas Panyabungan – Natal tidak bisa dilalui kendaraan,” katanya.

Bukan kali ini saja Madina diterjang bandang. Pada November 2022 lalu, banjir bandang merendam ruas jalan Panyabungan – Natal via Sopotinjak. Material yang dibawa banjir memutus arus lalulintas hingga 10 jam lamanya.

Pada 2021, banjir merendam sejumlah daerah di 16 dari 23 kecamatan yang ada di Madina pada Desember 2021. Ribuan keluarga mengungsi kala itu.

Kemudian pada Oktober 2019 banjir bandang juga menerjang 3 kecamatan yakni; Linggabayu, Batahan dan Sinunukan.

Bencana yang terparah dalam beberapa tahun terakhir terjadi di Desa Muarasaladi, Kecamatan Ulupungkut, Kabupaten Mandailing Natal, pada 12 Oktober 2018. Banjir bandang mengakibatkan 13 murid SD Negeri 235 Desa Muara Saladi meninggal dunia dan 17 orang lainnya berhasil diselamatkan. Korban selamat ditemukan di bawah runtuhan bangunan dan sebagian lagi terseret banjir.      

Banjir bandang itu juga mengakibatkan 12 rumah warga hanyut dan rusak total, sembilan rumah rusak berat, serta tiga fasilitas umum di Desa Muara Saladi, berupa poliklinik desa, gedung SD Negeri 235, dan gedung PKK rusak total.

Share Article
Topics
Editorial Team
Prayugo Utomo
EditorPrayugo Utomo

Latest News Sumatera Utara

See More

Truk Muatan Pipa Baja Tabrak Tronton di Tol, CR-V Ikut Jadi Korban

31 Mei 2026, 22:20 WIBNews