Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Orang Mengaku Petugas BNN Aniaya Warga Deli Serdang

Kota Medan
5 Orang Mengaku Petugas BNN Aniaya Warga Deli Serdang
Ilustrasi penganiayaan (IDN Times/Aditya Pratama)

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Deli Serdang, IDN Times – Warga Desa Tengah, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, dihebohkan dengan penangkapan lima pria yang mengaku sebagai petugas Badan Narkotika Nasional (BNN). Mereka kedapatan menganiaya seorang pria berinisial S pada Jumat (12/9/2025).

Aksi para pelaku berhasil digagalkan setelah warga sekitar melihat korban berteriak minta tolong. Tak lama, kelimanya ditangkap dan diserahkan ke polisi.

  1. 1. Pelaku berjumlah lima orang, semua ditahan polisi

    Ilustrasi borgol. (pexels.com/Kindel Media)
    Ilustrasi borgol. (pexels.com/Kindel Media)

    Kapolsek Pantai Labu, Iptu Sujarwo, mengungkap identitas kelima pelaku yang kini sudah diamankan. Mereka adalah R (46), KDA (39), MIS (35), VES (25), dan SR (36).

    “Semua tersangka sudah kita tahan di Polsek,” kata Sujarwo, Selasa (16/9/2025).

  2. 2. Modus: menuduh korban pencuri sawit

    Ilustrasi penganiayaan (IDN Times/Esti Suryani)
    Ilustrasi penganiayaan (IDN Times/Esti Suryani)

    Berdasarkan penyelidikan, para pelaku sengaja menunggu korban di lokasi kejadian. Mereka menuduh korban sering mencuri sawit dari salah seorang pelaku.

    "Mereka melakukan aksinya, karena kata mereka (korban), sering sawit salah seorang pelaku," ujar Sujarwo saat dihubungi, Selasa (16/9/2025).

    Begitu bertemu korban, para pelaku menanyakan identitas, lalu langsung menyergap dan memborgol tangannya.

  3. 3. Berlagak petugas BNN agar lolos dari amukan massa

    Ilustrasi borgol. (IDN Times/Mardya Shakti)
    Ilustrasi borgol. (IDN Times/Mardya Shakti)

    Setelah korban berteriak minta tolong, warga segera berdatangan. Takut dihakimi massa, para pelaku mencoba mengelabui dengan berpura-pura sebagai anggota BNN.

    "Pada saat massa datang, korban sudah sempat diborgol. Mereka (pelaku) berteriak sebagai anggota BNN. Mungkin takut di massa mereka," jelas Sujarwo.

    Namun, aksi itu gagal menyelamatkan mereka. Warga tetap menyerahkan kelimanya ke polisi.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More