Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Polisi di Riau Kembali Berulah, Kali Ini Mencuri Buah Sawit
ilustrasi kebun kelapa sawit. (IDN Times/Trio Hamdani)

Rokan Hulu, IDN Times - Polisi di Provinsi Riau kembali berulah. Kali ini, anggota polisi yang berdinas di wilayah hukum Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Adapun polisi tersebut, berpangkat Bripka dengan inisial ED. Dia diduga melakukan pencurian buah sawit di Desa Rambah, Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rohul.

Bripka ED ditangkap oleh warga yang memergoki aksi pencuriannya. Saat itu, Bripka ED kepergok sedang menaikkan buah sawit ke dalam mobilnya dari kebun milik warga.

Melihat hal itu, warga langsung menangkap Bripka ED dan menyerahkannya ke Polsek Rambah Hilir.

1. Kapolres Rohul tidak pandang bulu, siapapun akan ditindak tegas

Kapolres Rohul AKBP Budi Setiyono (IDN Times/ IG humaspolresrokanhulu_official)

Terkait hal diatas, Kapolres Rohul AKBP Budi Setiyono saat dikonfirmasi, membenarkan ada anggotanya yang melakukan pencurian buah sawit di wilayah hukumnya.

Atas hal tersebut, pihaknya akan berikan sanksi mulai dari ringan hingga sanksi berat berupa pemecatan.

"Soal penegakan hukum, siapapun yang bersalah akan mendapatkan sanksi tegas sesuai ketentuan yang berlaku," ujarnya, Kamis (3/10/2024).

"Kita tidak pandang bulu, siapapun yang melanggar hukum akan kita proses sesuai ketentuan yang ada. Termasuk Polri. Kami tidak akan mentolelir aktivitas yang dapat mengganggu ketentraman dan kesejahteraan masyarakat, apalagi pelanggaran hukum," sambungnya.

2. Bripka ED dipatsuskan

Ilustrasi

Lebih lanjut dikatakannya, terhadap Bripka ED, oleh pihaknya dilakukan penahanan tempat khusus (Patsus). Selain itu, Bripka ED juga sedang diproses pidananya dan kode etik.

"Ya, yang bersangkutan telah kita Patsuskan di Polres Rohul dan langsung di proses pidananya serta kode etiknya. Saat ini sedang berjalan," lanjutnya.

3. Ini catatan polisi bermasalah di riau pada tahun 2024

Bripka AS (baju tahanan oranye) saat digiring pihak kepolisian untuk diekspose (IDN Times/ Fanny Rizano)

Kasus Bripka ED, menambah daftar buku hitam polisi yang tersandung hukum. Berdasarkan cacatan IDN Times, ada puluhan polisi di Riau yang kena masalah hukum. Berikut kasus-kasusnya:

22 Januari 2024
Seorang anggota polisi dari Polres Kepulauan Meranti diduga melakukan pemerasan terhadap ABK sebuah kapal tanker di perairan Bandul, Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti. Terhadap anggota tersebut, menjalani pemeriksaan di Bidang Propam.

5 Februari 2024
Seorang anggota polisi di Polres Rokan Hilir (Rohil) berpangkat Bripda, ditemukan tewas karena overdosis Narkoba. Atas peristiwa itu, pihak kepolisian melakukan pengembangan dan mengamankan dua orang polisi berpangkat Bripka dan Briptu. Mereka adalah MN Panjaitan dan SA Siagian.

Terhadap keduanya, telah divonis pidana penjara selama 7 tahun karena terbukti terlibat dalam peredaran Narkoba di Kabupaten Rohil.

21 Februari 2024
10 anggota polisi melakukan keributan di tempat hiburan malam Angel Wings Pekanbaru. Malam itu, mereka melakukan pengeroyokan kepada salah satu pengunjung di tempat hiburan malam tersebut.

4 Juni 2024
Kompol IL yang berdinas di Polda Riau, diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang pengunjung di tempat hiburan malam MP Club Kota Pekanbaru. Kompol IL sempat di Patsus di Polda Riau.

Juli 2024
Seorang anggota Polresta Pekanbaru Brigadir Rido divonis bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Pekanbaru karena terbukti melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) kepada istrinya.

31 Juli 2024
Anggota Polres Bengkalis Bripka Bayu Abdillah divonis bersalah oleh Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Pekanbaru. Dia dinilai terbukti menerima suap dari pihak keluarga terdakwa Narkoba hampir Rp1 miliar.

28 Agustus 2024
Dua orang anggota polisi di Polres Inhil ditangkap karena terlibat penyalahgunaan Narkoba jenis sabu. Keduanya adalah Bripka SS dan Brigadir DH.

8 September 2024
Bripka Antoni Saputra yang merupakan anggota polisi di Polda Riau, menganiaya warga sipil hingga tewas di Siak Hulu, Kabupaten Kampar.

Editorial Team

Related Article