Tanpa Kembang Api, Banda Aceh Tetap Ramai di Malam Tahun Baru

Banda Aceh, IDN Times - Warga Kota Banda Aceh dan sekitarnya tumpah ruah di malam pergantian tahun, pada Sabtu (31/12/2022). Meski tak ada hiburan kembang api maupun petasan yang dinyalakan, ruas jalan maupun beberapa tempat tongkrongan di ibu kota Provinsi Aceh itu tetap dipadati warga.
Rara, salah seorang warga Kota Banda Aceh mengatakan, dirinya sengaja keluar di malam pergantian tahun hanya untuk berkeliling kota sambil menikmati keramaian yang berbeda seperti biasanya.
“Yang biasanya sepi malam, ini justru ramai. Padahal tidak ada perayaan spesial seperti pesta kembang api dan lainnya, tapi terasa momen pergantian tahun ini disambut baik oleh orang-orang yang memanfaatkannya untuk liburan dan berkumpul bersama keluarga,” kata Rara, pada Sabtu (31/12/2022).
1. Keramaian warga ke kota diperkirakan meningkat 50 persen

Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banda Aceh, Komisaris Polisi (Kompol) Iswahyudi mengatakan, berdasarkan pantauan selama malam pergantian tahun di beberapa titik dalam wilayah hukum, terjadi peningkatan aktivitas masyarakat dari luar ke ibu kota provinsi.
Masyarakat pada hari terakhir 2022, diakuinya banyak terlihat berkumpul, seperti di persimpangan, pusat perbelanjaan, tempat permainan, taman, beserta, kafe maupun warung kopi.
“Peningkatan masyarakat yang tumpah ruah ke kota mencapai 50 persen dari biasanya,” ungkapnya.
2. Rekayasa buka tutup jalan guna kurangi penumpukan kendaraan

Selama pengamanan pergantian tahun, Polresta Banda Aceh dikatakan, mengerahkan 1.200 personel gabungan yang ditempatkan di sejumlah pos pelayanan persimpangan dan titik-titik berpotensi terjadinya keramaian. Di antaranya, kawasan Simpang Surabaya, Simpang Lima, Lapangan Blang Padang, dan Bundaran Ulee Lheue.
Sementara itu, pihaknya juga melakukan rekayasa dengan buka tutup jalan guna mengurangi terjadinya penumpukan kendaraan. Misalnya, menutup jalan menuju kawasan Pelabuhan Ulee Lheue sejak 31 Desember 2022, pukul 18.00 WIB hingga 1 Januari 2023 pukul 06.00 WIB.
“Kemudian beberapa rekayasa jalan di seputaran Simpang Jam dan Blang Padang kita lakukan sistem buka tutup karena banyaknya masyarakat yang tumpah ruah ke Blang Padang,” ujar Iswahyudi.
3. Tak ada terdengar dan terlihat warga yang menyalakan kembang api
Terkait warga yang merayakan malam pergantian tahun, dikatakan Iswahyudi, sebelumnya Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Banda Aceh telah mensosialisasikan agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Termasuk melarang menyalakan kembang api maupun petasan.
“Sampai sejauh ini belum ada satu kembang api pun. Kita harapkan masyarakat Banda Aceh ini bisa berpikir positif untuk merayakan pergantian tahun ini,” ucapnya.
4. Pergantian tahun di Aceh kondusif

Sehubungan dengan itu, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Aceh, Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Ahmad Haydar mengaku, bila perayaan malam tahun baru di Serambi Makkah dalam situasi kondusif.
“Alhamdulillah untuk sementara ini situasi kondusif di seluruh jajaran Polda Aceh dan Alhamdulillah cuaca cerah,” kata Haydar, saat memantau pos pengamanan di kawasan Simpang Lima, Kota Banda Aceh, pada Sabtu (31/12/2022).
Guna memberikan keamanan bagi warga yang sedang berlibur, Polda Aceh juga mendirikan pos pengamanan serta pos pelayanan dengan titik konsentrasinya di tempat-tempat wisata seperti kawasan pantai maupun gunung.
5. Sekitar 2.049 personel gabungan dikerahkan selama Nataru

Selama Natal dan Tahun Baru (Nataru), Haydar menyebutkan, pihaknya mengerahkan sekitar 2.049 personel, yakni 1.035 personel dari Polri dan 1.014 personel dari berbagai instansi terkait lainnya.
“Ada beberapa sasaran operasi kami untuk perayaan tahun baru maupun Natal, selain di Aceh ada tempat beribadah, terminal, bandara, pelabuhan, pusat perbelanjaan, objek wisata, dan objek pergantian tahun baru khususnya di beberapa ruas-ruas jalan,” jelasnya.
Menghindari terjadinya lonjakan penumpang khususnya yang bakal menyeberang ke Kota Sabang, masyarakat diminta memanfaatkan aplikasi untuk membeli tiket kapal maupun memesan penginapan.
“Ini menjadi konsen kami sehingga nanti masyarakat menikmati liburan Tahun Baru dengan baik,” tutupnya.


















