Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Seratusan Pengungsi Rohingya Bermalam di Depan Kantor Gubernur Aceh

Seratusan Pengungsi Rohingya Bermalam di Depan Kantor Gubernur Aceh
Warga negara asing diduga pengungsi Etnis Rohingya di Aceh. (IDN Times/Mhd Saifullah)
Share Article

Banda Aceh, IDN Times - Seratusan warga negara asing diduga pengungsi Etnis Rohingya yang mendarat di Pantai Blang Ulam, Gampong Lamreh, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, terlantung-lantung dan belum ada tempat penampungan sementara, Senin (11/12/2023). Penolakan terus terjadi di sejumlah titik ketika mereka akan ditempatkan.

“Memang saya tidak ada di lokasi, namun berdasarkan video yang disampaikan kawan-kawan memang ada fakta mereka tidak diterima,” kata Arif, salah seorang anggota Radio Amatir Penduduk Indonesia (RAPI) kepada IDN Times, Senin (11/12/2023).

1. Warga antar para Rohingya ke Kantor Gubernur Aceh menggunakan truk

Warga negara asing diduga pengungsi Etnis Rohingya di Aceh. (Dokumentasi Tati untuk IDN Times)
Warga negara asing diduga pengungsi Etnis Rohingya di Aceh. (Dokumentasi Tati untuk IDN Times)

Awalnya warga Aceh Besar mengantar 135 orang diduga pengungsi Etnis Rohingya dari yang sebelumnya terdampar di pesisir Gampong Lamreh ke Kantor Gubernur Aceh menggunakan truk, pada Minggu, sekitar pukul 20.30 WIB.

Berdasarkan informasi yang IDN Times himpun, para terduga pengungsi itu sempat tidur di depan pintu masuk gedung pemerintah provinsi tersebut. Di sisi lain, warga mulai ramai berkumpul di depan gerbang kompleks kantor, mereka menolak keberadaan terduga Etnis Rohingya tersebut.

2. Penolakan kembali terjadi di Kamp Bumi Perkemahan Pramuka Seulawah

Warga negara asing diduga pengungsi Etnis Rohingya di Aceh. (IDN Times/Mhd Saifullah)
Warga negara asing diduga pengungsi Etnis Rohingya di Aceh. (IDN Times/Mhd Saifullah)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar kemudian memberikan fasilitas terduga pengungsi Etnis Rohingya yang berada di kantor gubernur untuk dibawa Kamp Bumi Perkemahan Pramuka Seulawah di Kabupaten Pidie, Aceh. Mereka berangkat sekitar pukul 22.40 WIB.

Namun, penolakan kembali terjadi saat truk yang mengangkut ratusan terduga pengungsi itu akan memasuki tempat perkemahan pramuka tersebut. Alhasil, rombongan kembali ke Kantor Gubernur Aceh, Senin (11/12/2023) sekitar pukul 02.30 WIB.

3. Bermalam di luar gerbang Kantor Gubernur Aceh

Warga negara asing diduga pengungsi Etnis Rohingya di Aceh. (Dokumentasi Tati untuk IDN Times)
Warga negara asing diduga pengungsi Etnis Rohingya di Aceh. (Dokumentasi Tati untuk IDN Times)

Usai dikembalikan ke kantor gubernur, 135 orang diduga pengungsi Etnis Rohingya di tempatkan di depan gerbang kompleks. Mereka bermalam tanpa menggunakan tenda dan hanya dibatasi dengan garis polisi. Menjelang siang, mereka kembali dipindahkan ke di Taman Ratu Safiatuddin, Kota Banda Aceh.

“Mereka semalam menginap di depan kantor gubernur dari semalam tanpa ada tenda,” kata Arif.

Share Article
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
Muhammad Saifullah
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan

Latest News Sumatera Utara

See More

Maknai Waisak, Umat Buddha Gelar Pemandian Rupang di Vihara Maitreya Medan

01 Jun 2026, 05:00 WIBNews