Dua Kapal Diduga Bermuatan Pengungsi Rohingya Mendarat di Aceh

Banda Aceh, IDN Times - Ratusan orang diduga pengungsi Rohingya kembali mendaratkan diri di pesisir Aceh, Minggu (10/12/2023). Menggunakan kapal kayu, para pengungsi itu mendarat di Kabupaten Pidie dan Kabupaten Aceh Besar.
“Ada dua kapal, satu mendarat di Gampong Blang Raya, Kabupaten Pidie dan Gampong Blang Ulam, Kabupaten Aceh Besar,” kata Panglima Laot Aceh, Miftach Cut Adek, Minggu (10/12/2023).
1. Di Pidie mendarat sekitar 238 orang

Berdasarkan informasi IDN Times dapatkan, kapal yang mendarat di pantai Gampong Blang Raya, Kecamatan Muara Tiga, Kabupaten Pidie, membawa 238 orang diduga Etnis Rohingya. Mereka mendarat di daerah itu sekitar pukul 03.30 WIB.
“Benar, sekitar 200-an, tiba pukul 03.30 WIB. Terdiri dari laki-laki, perempuan, dan anak-anak,” ujar Miftach membenarkan.
2. Kapal kedua mendarat di Aceh Besar, membawa 135 orang

Sementara itu, kapal kedua dikatakan Miftach, mendarat di Kabupaten Aceh Besar tepatnya di pesisir Pantai Blang Ulam, Gampong Lamreh, Kecamatan Mesjid Raya, Minggu, sekitar pukul 05.30 WIB. Kapal membawa 135 orang diduga Etnis Rohingya.
“Mendarat jauh dari pemukiman warga atau di tempat tidak ada penduduknya,” kata Miftach.
3. Lebih 1.500 orang terdampar di Aceh sejak November 2023

Sehubungan dengan itu, dihimpun dari berbagai sumber, total orang terdampar di Aceh yang diduga pengungsi Etnis Rohingya mencapai lebih 1.500 orang. Jumlah itu termasuk dua kapal yang baru mendarat hari ini.
Data di atas termasuk jumlah yang dimiliki United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR). Disebutkan bahwa UNHCR mencatat jumlah pengungsi yang terdampar di Aceh sejak 14 November 2023 mencapai 1.200 orang.



















