Comscore Tracker

Doa Rasulullah pada Hari Terakhir Ramadan, Rasanya Sedih!

Semoga bisa bertemu dengan Ramadan tahun depan

Bulan Ramadan selalu dinanti-nanti umat muslim. Di bulan ini, segala amal ibadah akan mendapat ganjaran berlipat-lipat. Dan tak terasa, tahun ini 1442 Hijriah, Ramadan sudah memasuki penghujung.

Pada penghujung Ramadan, Nabi Muhammad SAW selalu memanjatkan doa yang penuh haru. Seperti apa doa Rasulullah?

1. Doa rasulullah di penghujung Ramadan

Doa Rasulullah pada Hari Terakhir Ramadan, Rasanya Sedih!Ilustrasi berdoa (IDN Times/Sukma Shakti)

Rasulullah biasanya selalu sedih untuk melepas bulan Ramadan. Dia pun memanjatkan doa ini:

 اللَّهُمَّ لاَ تَجْعَلْهُ آخِرَ الْعَهْدِ مِنْ صِيَامِنَا إِيَّاهُ، فَإِنْ جَعَلْتَهُ فَاجْع لْنِيْ مَرْحُوْمًا وَ لاَ تَجْعَلْنِيْ مَحْرُوْمًا

Allahuma laa taj'alhu aakhiril'ahdi min shiyaminaa iyyaahu, fain ja'altahu faj'alnii marhuuman walaa taj'alnii mahruuman.

Artinya: Ya Allah, janganlah Kau jadikan bulan Ramadhan ini sebagai Bulan Ramadhan terakhir dalam hidupku. Jika Engkau menjadikannya sebagai Ramadhan terakhirku, maka jadikanlah aku sebagai orang yang Engkau sayangi.

Baca Juga: Niat dan Tata Cara serta Bacaan Salat Idul Fitri

2. Berharap bertemu dengan Ramadan mendatang dan mendapat ampunan Allah SWT

Doa Rasulullah pada Hari Terakhir Ramadan, Rasanya Sedih!ilustrasi kegiatan saat Ramadan. IDN TimesPrayugo Utomo

Sementara Jabir bin Abdillah ra berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Siapa yang membaca doa ini di malam terakhir Ramadhan, ia akan mendapatkan salah satu dari dua kebaikan: menjumpai Ramadhan mendatang atau pengampunan dan rahmat Allah:

"Ya Allah, janganlah Engkau jadikan puasa ini sebagai puasa yang terakhir dalam hidupku. Seandainya Engkau berketetapan sebaliknya, maka jadikanlah puasaku ini sebagai puasa yang dirahmati, bukan yang hampa semata.”

3. Nabi Muhammad selalu iktikaf di masjid selama 10 hari terakhir

Doa Rasulullah pada Hari Terakhir Ramadan, Rasanya Sedih!Umat muslim berdoa dan membaca Al Quran saat melaksanakan iktikaf Bulan Ramadhan di Masjid Pusdai, Bandung, Jawa Barat, Senin (3/5/2021). ANTARA FOTO/Novrian Arbi

Selama 10 hari terakhir Ramadan selalu menjadi fase meningkatkan amalan dibanding hari-hari lainnya.  Nabi Muhammad SAW sendiri pada sepuluh hari terakhir memilih berada di Masjid untuk beri'tikaf. 

Sebuah hadist dari Abu Hurairah mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa menegakkan lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala, diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (H.R. Bukhari 34, diriwayatkan juga oleh jamaah ahli hadis)

Baca Juga: Jemaah Naqsabandiyah Idul Fitri Hari Ini, Salat Id Pakai Prokes Ketat

Topic:

  • Doni Hermawan

Berita Terkini Lainnya