Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Cekcok Soal Kunci Motor, Pria di Simalungun Ditemukan Tewas

Ilustrasi jenazah. (IDN Times/Mia Amalia)
Ilustrasi jenazah. (IDN Times/Mia Amalia)

Simalungun, IDN Times – Seorang pria bernama Chu Wen Lee Simanjuntak (37) diduga dianiaya temannya sendiri, BS (42), setelah keduanya minum bersama. Peristiwa ini terjadi di Cafe Situmorang, Kecamatan Huta Bayu Raja, Kabupaten Simalungun, Rabu (11/2/2026) dini hari.

Beberapa jam setelah insiden itu, korban ditemukan tergeletak di jalan dalam kondisi meninggal dunia. Polisi kini telah mengamankan terduga pelaku dan masih mendalami penyebab pasti kematian korban.

1. Tersangka dan korban sempat minum tuak bersama sebelum insiden terjadi

ilustrasi mabuk (pexels.com/Maor Attias)
ilustrasi mabuk (pexels.com/Maor Attias)

Kapolsek Tanah Jawa, Kompol Banuara Manurung menjelaskan peristiwa bermula Selasa malam (10/2/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Korban diajak BS bersama seorang teman lainnya, Riko Siburian, untuk minum tuak di Cafe Situmorang.

"Mereka berangkat bersama-sama dari rumah BS dengan mengendarai 2 unit sepeda motor, yang mana korban mengendarai sepeda motornya jenis Revo BK 6160 LT warna hitam seorang diri. Sedangkan BS, berboncengan dengan saksi Riko Siburian ke Cafe Situmorang," kata Banuara dalam keterangan tertulis, Jumat (13/2/2026).

Setibanya di lokasi, ketiganya memesan tuak dan tiga botol bir. Polisi menduga BS dan korban dalam kondisi mabuk sebelum terjadi cekcok.

2. Cekcok soal kunci motor berujung pemukulan

Ilustrasi penganiayaan (IDN Times/Esti Suryani)
Ilustrasi penganiayaan (IDN Times/Esti Suryani)

Sekitar dua jam kemudian, tepatnya pukul 01.30 WIB, korban meminta kunci sepeda motornya kepada pelaku.

"Dua jam kemudian, tepatnya Rabu 11 Februari 2026 sekitar pukul 01.30 WIB. Korban menanyakan dan meminta kunci sepeda motornya kepada pelaku. Sedangkan, kunci sepeda motor milik korban ada padanya," kata Banuara.

Diduga tersinggung karena merasa dituduh menyembunyikan kunci motor, BS langsung emosi. Ia mengambil botol bir hitam di atas meja dan memukul kepala kiri korban hingga botol pecah dan korban mengalami luka berdarah.

"Selanjutnya saksi selalu pemilik cafe yang bernama Jhonson Situmorang melerai dan menyuruh korban ke rumahnya," tutur Banuara.

3. Korban ditemukan tewas, tersangka ditangkap

Ilustrasi penganiayaan (IDN Times/Aditya Pratama)
Ilustrasi penganiayaan (IDN Times/Aditya Pratama)

Usai insiden di kafe, korban dan pelaku meninggalkan lokasi. Namun pada Rabu pagi sekitar pukul 06.50 WIB, Chu Wen Lee ditemukan tergeletak di jalan dalam kondisi sudah meninggal dunia.

"Anggota turun ke TKP dan langsung melakukan pengamatan cek dan olah TKP dengan hasil ditemukan satu unit sepeda motor milik korban. Lalu tim Inafis Polres Simalungun melakukan pengecekan dan olah TKP keseluruhan," jelas Banuara.

Jasad korban kemudian dievakuasi ke RSUD Djasmen Saragih untuk dilakukan otopsi guna memastikan penyebab kematian. "Pelaku penganiayaan berat itu, diamankan. Diduga motifnya, karena pelaku emosi dituduh kunci sepeda motor milik korban ada pada pelaku," kata Banuara.

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus tersebut, termasuk menunggu hasil autopsi untuk memastikan hubungan antara dugaan penganiayaan dan kematian korban.

Share
Topics
Editorial Team
Arifin Al Alamudi
EditorArifin Al Alamudi
Follow Us

Latest News Sumatera Utara

See More

Cekcok Soal Kunci Motor, Pria di Simalungun Ditemukan Tewas

13 Feb 2026, 23:55 WIBNews