4 Tips Mengatasi Rasa Insecure Karena Punya Tanggungan Pinjol, Pede aja!

- Sadari bahwa kamu gak sendirian, banyak orang di Indonesia punya pinjol
- Fokus pada solusi, bukan masalah; tentukan prioritas pembayaran dan gunakan metode snowball atau avalanche
- Jangan bandingkan diri dengan orang lain; media sosial hanya menampilkan highlight kehidupan seseorang
Di era sekarang, punya pinjaman online alias pinjol sudah bukan hal yang asing lagi. Tren ini sudah ramai sejak beberapa tahun belakangan. Syarat yang mudah dan limit tinggi, membuat pinjol cepat berkembang di masyarakat. Banyak orang mengambil pinjol untuk kebutuhan darurat, modal usaha kecil-kecilan, sampai sekadar menutup kebutuhan sehari-hari.
Namun, banyak yang merasa insecure karena takut dipandang rendah atau khawatir dianggap tidak mampu mengelola keuangan. Padahal, adanya rasa insecure ini justru bisa bikin kamu makin stres, lho. Utang memang harus dilunasi, tapi bukan berarti kamu harus kehilangan rasa percaya diri. Yuk, simak 4 tips ampuh biar kamu bisa tetap pede meski punya pinjol!
1. Sadari bahwa kamu gak sendirian

Hal pertama yang harus kamu tanamkan di kepala adalah kamu tidak sendirian. Dirimu bukan satu-satunya orang yang punya hutang pinjol. Data menunjukkan bahwa banyak orang di Indonesia pernah atau sedang menggunakan layanan pinjaman online. Jadi, jangan merasa seolah kamu yang paling gagal atau paling terpuruk.
Pinjol hanyalah salah satu bentuk utang, sama seperti kredit bank atau cicilan kartu kredit. Selama kamu bertanggung jawab untuk melunasinya, kamu tetap layak dihargai. Alih-alih merasa malu, jadikan ini motivasi untuk mengelola keuangan lebih baik ke depannya.
2. Fokus pada solusi, bukan masalah

Insecure biasanya muncul karena pikiranmu terus terjebak pada masalah. Pikiranmu hanya berputar-putar soal banyaknya hutang dan tingginya bunga pinjaman. Kamu selalu bertanya-tanya pada diri sendiri, “Aduh, kapan lunasnya?”, “Bagaimana kalau bunga makin besar?”, atau “Nanti orang lain tahu nggak, ya?” Pikiran seperti ini hanya akan menambah beban mental.
Coba deh, ubah sudut pandangmu. Fokus pada solusi praktis, bikin catatan jumlah pinjol, tentukan prioritas pembayaran, dan sisihkan pendapatan secara konsisten. Kalau perlu, gunakan metode snowball (bayar utang terkecil dulu biar termotivasi) atau avalanche (bayar utang berbunga tinggi dulu). Dengan langkah konkret, rasa cemas akan berkurang karena kamu punya arah yang lebih jelas.
3. Jangan bandingkan diri dengan orang lain

Salah satu pemicu insecure adalah kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain. Misalnya, lihat teman sebaya yang bisa liburan ke luar negeri, punya gadget terbaru, atau hidup tanpa hutang. Padahal, setiap orang punya jalan hidup berbeda. Jangan pernah lupa, media sosial itu hanya menampilkan highlight kehidupan seseorang, bukan keseluruhannya.
Bisa saja mereka juga punya cicilan atau masalah finansial yang tidak terlihat, yang bahkan lebih parah darimu. Jadi, berhenti membandingkan, dan lebih baik fokus pada perjalananmu sendiri. Dengan begitu, kamu bisa lebih percaya diri meski sedang dalam proses melunasi pinjol.
4. Bangun mindset positif dan percaya diri

Punya pinjol bukan berarti harga dirimu jatuh. Yang menentukan nilai dirimu adalah bagaimana kamu bersikap dan berjuang menghadapi kondisi itu. Coba bangun mindset positif dengan cara sederhana. Kamu bisa mulai dengan mengucapkan afirmasi tiap pagi, tulis pencapaian kecil harian, dan hargai setiap progress yang kamu buat dalam mengurangi utang.
Satu lagi yang juga penting banget, nih. tetaplah jaga penampilan dan gaya hidup sederhana tapi rapi. Percaya deh, orang lain gak akan tahu kalau kamu punya pinjol. Sebab, kamu sendiri tetap percaya diri dan menjalani hidup dengan tenang.
Guys, insecure karena punya pinjol itu memang wajar, tapi jangan biarkan rasa itu mengendalikan hidupmu. Yang terpenting, kamu tanggung jawab dan tetap punya semangat untuk melunasinya. Kamu juga harus belajar dari pengalaman ini. Jadi, jangan minder, PD aja!