Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
ilustrasi bihun kuah tomyam (pixabay.com/Frank from 5 AM Ramen)
  • Resep bihun kuah tomyam udang menawarkan perpaduan rasa asam, pedas, dan gurih, dengan bahan utama bihun jagung, udang segar, serai, daun jeruk, cabai, serta jeruk nipis.
  • Bihun direbus terpisah, sementara kepala udang dimasak menjadi kaldu. Bumbu halus ditumis, lalu dimasak bersama kaldu, udang, dan bahan lain hingga udang jingga.
  • Udang perlu dibersihkan dengan mengupas kulit, membuang ekor, serta menghilangkan benang hitam di punggungnya. Hidangan disajikan hangat bersama bihun.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Ingin menikmati hidangan berkuah yang segar, pedas, dan menggugah selera? Bihun kuah tomyam bisa menjadi pilihan menu yang wajib kamu coba! Terinspirasi dari kuliner khas Thailand, hidangan ini menawarkan perpaduan rasa asam, pedas, dan gurih yang nikmat dalam setiap suapan.

Kombinasi bihun yang lembut dengan kuah tomyam bercita rasa khas dijamin bikin makan semakin berselera. Menariknya, cara membuat bihun kuah tomyam ternyata cukup praktis dan bahan-bahannya pun mudah disiapkan di rumah.

Penasaran bagaimana cara membuatnya? Yuk, simak resep bihun kuah tomyam yang simpel, segar, dan lezat berikut ini. Cocok banget dijadikan menu makan siang atau makan malam saat ingin menyantap hidangan berkuah yang berbeda. Selamat mencoba!

1. Bahan yang diperlukan

ilustrasi bihun yang sudah direbus (pexels.com/cottonbro studio)

Bahan utama:

  1. 300 gram bihun jagung
  2. 450 gram udang segar
  3. 1,25 liter air
  4. 6 batang daun ketumbar
  5. 2 batang serai
  6. 6 lembar daun jeruk purut
  7. 10 buah cabai rawit merah
  8. 1 buah tomat
  9. 1 batang daun bawang
  10. 3 ruas jari lengkuas
  11. 100 ml ai perasan jeruk nipis
  12. 2 sendok teh garam
  13. 3 sendok makam gula pasir

Bumbu yang dihaluskan:

  1. 9 siung bawang merah
  2. 5 siung bawang putih
  3. 1 batang serai 
  4. 40 buah cabai keriting merah
  5. 20 buah cabai rawit merah
  6. 2 ruas jari lengkuas
  7. 2 sendok teh terasi matang    

2. Cara membuat Bihun Kuah Tomyam

ilustrasi proses memasak bihun kuah tomyam (pexels.com/Katerina Holmes)

  1. Rebuslah bihun jagung di air mendidih selama  3 menit hingga matang. Jika teksturnya sudah empuk dan mengembang, segera angkat dan tiriskan.
  2. Selanjutnya, potong serai dan ambil bagian ujung yang berwarna putih saja. Hasilnya, haluskan hingga lembut bersama bumbu halus lainnya menggunakan blender. 
  3. Tambahkan sedikit air agar bumbu halus sempurna. Sementara itu, potong kepala udang dan bersihkan keduanya secara terpisah. 
  4. Lalu, masaklah 1,25 liter air bersama kepala udang hingga mendidih dan berubah warna menjadi kaldu udang. 
  5. Sambil menunggu, gepreklah serai dan lengkuas hingga gepeng. Selain itu, iris tipis daun ketumbar dan daun bawang sesuai selera. 
  6. Jika kuah kaldu udang sudah jadi, segera matikan kompor dan buang bagian kepalanya. Selanjutnya, tumis bumbu halus tadi hingga tanak bersama serai dan lengkuas. 
  7. Lalu, masukkan air dan aduk-aduk sebentar. Biarkan hingga mendidih. 
  8. Kemudian, masukkan udang dan sisa bahan lainnya kecuali air jeruk nipis. Aduk-aduk kembali dan biarkan hingga udang berubah warna menjadi jingga. 
  9. Setelah udang berubah warna, masukkan air jeruk nipis dan aduk-aduk sebentar hingga tercampur rata. Lalu, angkat kuah tadi dan sajikan dengan bihun jagung yang suah direbus. 
  10. Akhirnya, bihun kuah tomyam siap disajikan.

3. Tips memasak Bihun Kuah Tomyam

ilustrasi koki yang sedang masak (pexels.com/Rene Asmussen)

Untuk kamu yang alergi udang, sebaiknya bersihkan badan udang tadi hingga benar-benar bersih. Caranya, kupas kulit udang dan buang juga ekornya. 

Lalu, buat garis di bagian punggung udang. Ambillah kotoran berbentuk benang di sana. Hasilnya, bersihkan dengan air mengalir. Benang hitam inilah yang bisa membuat sebagian orang alergi, lho.

4. Saran penyajian

bihun kuah tomyam (pexels.com/Markus Winkler)

Sajikan bihun kuah tomyam ini selagi hangat. Cocok disajikan ketika cuaca dingin apalagi hujan. 

Badan pun auto hangat dan rasa pedasnya bikin nagih. Gigitan cabai rawit utuhya bikin bikin sensasi pedasnya jadi ramai. Mau coba, gak?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article