Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

4 Tips Menjaga Apel Kupas Tetap Segar dan Tidak Teroksidasi

Kota Medan
4 Tips Menjaga Apel Kupas Tetap Segar dan Tidak Teroksidasi
ilustrasi apel kupas (pixabay.com/Steve Buissinne)
Share Article

Apel yang sudah dikupas memang lebih mudah mengalami oksidasi. Ketika daging buah terkena udara, enzim di dalam apel dapat memicu perubahan warna menjadi kecokelatan. Jika dibiarkan terlalu lama, bukan hanya tampilannya yang berubah, tetapi tekstur dan kesegarannya juga bisa ikut menurun.

Padahal, apel kupas bisa menjadi pilihan praktis untuk bekal, camilan sehat, maupun pelengkap berbagai hidangan. Karena itu, penting mengetahui cara menyimpan apel yang tepat agar warnanya tetap menarik, teksturnya renyah, dan rasanya tetap segar.

Gak perlu khawatir, ada beberapa cara sederhana yang bisa kamu lakukan di rumah untuk memperlambat proses oksidasi pada apel kupas. Dengan penyimpanan yang tepat, apel tetap enak dan menggugah selera meski sudah dikupas sebelumnya.

Lantas, bagaimana cara menyimpan apel kupas agar tidak cepat berubah warna dan tetap segar? Yuk, simak tipsnya berikut ini!

  1. 1. Rendam dalam larutan air lemon

    ilustrasi apel (pexels.com/Nanda Mends)
    ilustrasi apel (pexels.com/Nanda Mends)

    Air lemon mengandung adanya asam askorbat atau vitamin C yang secara efektif bisa menghambat proses oksidasi pada permukaan apel yang telah dikupas sebelumnya. Merendam irisan apel di dalam larutan air dan lemon bisa dilakukan selama beberapa menit agar membantu memastikan warna dan kesegarannya terjaga dengan baik, serta lebih lama.

    Cukup campurkan satu sendok makan air perasan lemon ke dalam satu gelas air, lalu kamu bisa merendam apel selama 3 sampai dengan 5 menit sebelum nantinya dikeringkan dan juga disimpan. Teknik ini dianggap aman untuk dikonsumsi, sebab tidak mengubah rasa apel secara signifikan, serta bisa menambah sedikit sentuhan dari rasa asam yang cukup segar.

  2. 2. Gunakan air garam dengan takaran ringan

    ilustrasi apel (pexels.com/Aleksandar Cvetanovic)
    ilustrasi apel (pexels.com/Aleksandar Cvetanovic)

    Selain air lemon ternyata kamu juga bisa menggunakan air garam ringan untuk menghindari oksidasi pada apel kupas. Garam memiliki fungsi penting untuk menghambat adanya aktivitas enzim yang dapat memicu perubahan warna coklat pada buah apel yang telah dikupas sebelumnya.

    Kamu hanya perlu melarutkan sekitar setengah sendok teh garam ke dalam satu gelas air, lalu kemudian rendam irisan apel selama 2 hingga 3 menit dan bilaslah dengan air bersih sebelum nantinya disimpan kembali. Metode ini dianggap efektif untuk memastikan warna apel terjaga dengan baik, sehingga tidak membuatnya terasa asin apabila dilakukan dengan takaran yang tepat.

  3. 3. Simpan dalam wadah kedap udara

    ilustrasi apel (pexels.com/OOMURA TAKEO)
    ilustrasi apel (pexels.com/OOMURA TAKEO)

    Setelah direndam dan dikeringkan, maka langkah selanjutnya adalah dengan menyimpan apel kupas ke dalam wadah kedap udara untuk menghindari adanya paparan oksigen secara langsung. Oksigen memang bisa menjadi pemicu utama dari proses oksidasi, sehingga kamu perlu meminimalisir kontak langsung pada buah agar bisa memastikan kesegarannya.

    Coba gunakan wadah plastik atau kaca dengan penutup yang benar-benar rapat dan pastikan tidak ada celah yang memungkinkan udara masuk. Kamu juga bisa menambahkan potongan tisu kering ke dalam wadah untuk bisa menyerap adanya kelembaban berlebih dan juga menghindari potensi apel berubah lembek teksturnya.

  4. 4. Simpan di dalam kulkas dengan suhu stabil

    ilustrasi apel (pexels.com/Pixabay)
    ilustrasi apel (pexels.com/Pixabay)

    Suhu dingin pada lemari es ternyata bisa menjadi salah satu cara untuk memperlambat reaksi kimia yang terjadi, termasuk proses oksidasi yang biasanya terdapat pada apel kupas. Jika kamu menyimpan apel pada suhu yang stabil, yaitu sekitar 4 derajat Celcius, maka bisa memperpanjang kesegaran pada apel kupas tersebut sampai beberapa hari ke depan.

    Pastikan bahwa apel diletakkan di bagian kulkas yang memang kondisinya tidak lembab dan jauh dari bahan makanan yang memicu bau tajam, sehingga tidak sampai menyerap aroma lainnya. Kombinasi dari berbagai teknik tersebut bisa membantu untuk memastikan bahwa apelkupas tidak sampai mengalami proses oksidasi dan juga tetap lezat pada saat dikonsumsi.

    Menyimpan apel kupas agar tidak cepat teroksidasi memang memerlukan perhatian khusus. Setidaknya dengan mencoba beberapa cara di atas, maka bisa menyajikan apel kupas yang segar dan enak dikonsumsi kapan saja. Apel kupas milikmu pun tidak sampai mudah kecoklatan!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More