5 Jenis Teh Populer di Indonesia dan Manfaatnya

- Teh menjadi minuman populer di Indonesia, yang juga dikenal sebagai negara penghasil teh dengan beragam cita rasa dan manfaat bila dikonsumsi sewajarnya.
- Teh hitam, hijau, putih, dan oolong dibedakan oleh tingkat oksidasi serta pengolahan daun, sehingga menghasilkan warna, aroma, rasa, dan kandungan kafein yang berbeda.
- Produksi teh tersebar di Jawa dan Sumatra, sementara teh herbal memadukan tanaman, rempah, bunga, atau buah yang diseduh untuk menghadirkan sensasi rasa beragam.
Teh menjadi salah satu minuman yang begitu akrab dalam keseharian. Budaya minum teh yang sudah berlangsung sejak lama membuat minuman ini terus berkembang hingga melahirkan beragam jenis dan cita rasa. Bahkan, ada lebih dari 1.000 jenis teh yang dikenal dan tersebar di berbagai penjuru dunia.
Di Indonesia sendiri, teh punya banyak penggemar. Selain menawarkan rasa dan aroma yang khas, teh juga dikenal memiliki berbagai manfaat bagi tubuh jika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar. Tak heran, Indonesia pun menjadi salah satu negara penghasil teh dengan beragam jenis yang menarik untuk dicicipi.
Lantas, apa saja jenis teh di Indonesia yang paling populer dan banyak dikenal masyarakat? Yuk, simak lima jenis teh yang bisa kamu temukan di Indonesia berikut ini!
1.Teh Hitam

ilustrasi teh hitam (freepik.com/8photo) Teh hitam merupakan jenis teh yang paling umum ditemukan di Indonesia. Teh hitam mengalami yang namanya proses oksidasi,proses ini melibatkan pemisahan daun teh dan pemajangan untuk dioksidasi udara.
Nantinya proses ini akan menghasilkan warna daun yang semula hijau menjadi coklat hingga hitam,serta menghasilkan aroma dan rasa yang sangat kuat. Rasa dari teh hitam ini bermacam-macam dari yang rasanya manis hingga tajam,tergantung dari asal serta proses pembuatannya.
Daerah yang memproduksi teh hitam ini berfokus di daerah-daerah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Sumatra.
2.Teh Hijau

ilustrasi teh hijau (pixabay.com/mirkostoedter) Jenis teh satu ini dianggap sebagai teh yang sangat sehat. Kafein yang terkandung dalam teh hijau jumlahnya sangat rendah dibandingkan dengan teh hitam. Proses produksi teh hijau dimulai dari pemetikan daun,pemanasan singkat untuk mencegah oksidasi,proses pengeringan,dan gulungan daun.
Warna teh yang hijau ini disebabkan oleh proses oksidasi yang minimal sehingga tetap mempertahankan warna daun teh yang hijau segar.
Rasa dari teh hijau ini cenderung lebih ringan dan nyaman untuk diminum. Teh hijau ini sangat cocok bagi kamu yang sedang menjalankan program diet. Tempat produksi teh hijau tersebar di beberapa daerah,seperti pegunungan Kerinci di Sumatra dan wilayah-wilayah di Jawa.
3.Teh Putih

ilustrasi teh putih (unsplash.com/Georg Niggli) Teh putih dihasilkan dari daun teh yang masih sangat muda dan belum terlalu diolah. Proses pembuatan teh putih melibatkan pemetikan daun,pengeringan yang ringan,dan pengeringan lebih di bawah sinar matahari.
Warna teh putih ini sangat muda. Sering kali terlihat seperti air bening. Rasa dari teh putih cenderung lembut dan segar,lebih ringan dari teh hitam dan teh hijau. Daerah yang memproduksi teh ini adalah daerah sekitar Gunung Halimun di Jawa Barat.
4. Teh Oolong

ilustrasi teh oolong (freepik.com/azerbaijan_stock) Teh oolong mengalami oksidasi sebagian yang artinya daun tehnya dibiarkan teroksidasi lebih lama daripada teh hijau. Hasil dari proses oksidasi sebagian ini menghasilkan warna teh menjadi hijau terang hingga coklat tua.
Rasa dari teh oolong lebih lembut dan ringan,aromanya pun lebih tinggi dibandingkan dengan teh hijau. Beberapa jenis teh oolong ada yang memiliki rasa aroma buah dan madu. Produksi teh oolong  berada di daerah Bandung dan Pangalengan di Jawa Barat.
5. Teh Herbal

ilustrasi teh herbal (unsplash.com/Julia Topp) Jenis teh herbal ini biasanya sering diminum untuk alasan kesehatan. Teh herbal terbuat dari bahan-bahan herbal seperti,tanaman herbal,rempah-rempah,bunga,dan buah-buahan. Proses pembuatan teh herbal dengan cara merendam bahan-bahan herbal dalam air panas. Rendam teh dengan bahan herbal tersebut untuk beberapa saat agar mendapatkan rasa dan aroma yang pas.
Perpaduan teh dengan bahan herbal ini menghasilkan rasa yang luar biasa,rasa segar,hangat,pedas,dan beraroma menciptakan sensasi yang berbeda. Keunikan rasa inilah yang membuat masyarakat Indonesia sangat suka mengkonsumsi teh herbal.
Perlu diingat bahwa kualitas rasa teh dapat berbeda-beda berdasarkan cuaca, cara pengolahannya, dan wilayah yang memproduksinya.


















