Presiden PSPS I Gede Widiade saat memberikan jersey kebanggaan PSPS ke Plt Gubernur Riau SF Hariyanto (IDN Times/ IG s.f.hariyanto)
Adapun tiga poin yang disampaikan I Gede ke SF Hariyanto yakni, terkait kerja sama dalam pengelolaan Stadion Kaharuddin Nasution Kota Pekanbaru yang menjadi markas PSPS, permohonan dispensasi biaya penggunaan stadion dan meminta dukungan Pemerintah Provinsi Riau untuk membantu memperluas jaringan sponsor lokal.
Pengelolaan stadion
Menurut Gede, kerja sama dalam pengelolaan stadion selama lima tahun, akan memberikan kepastian dalam perawatan, pembenahan fasilitas, hingga pengembangan stadion secara berkelanjutan.
"Kami ingin menindaklanjuti keinginan untuk mengelola stadion yang saat ini kami gunakan. Harapannya, stadion ini bisa dikerjasamakan dengan kami selama lima tahun ke depan," ucapnya.
Gede menjelaskan, konsep kerja sama tersebut dirancang agar menguntungkan kedua belah pihak. Melalui skema itu, Pemerintah Provinsi Riau tidak lagi dibebani biaya pemeliharaan stadion, karena seluruh perawatan akan ditangani oleh PSPS.
Sebagai gantinya, pemerintah tetap memperoleh pemasukan melalui sistem bagi hasil dari penjualan tiket pertandingan.
“Pemerintah Provinsi tidak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk perawatan stadion. Justru nantinya akan memperoleh pendapatan melalui pembagian persentase hasil penjualan tiket," terang Gede.
Dispensasi biaya penggunaan stadion
Terkait hal ini, pada musim sebelumnya, manajemen PSPS juga telah mendapatkan dispensasi biaya penggunaan stadion yang diberikan Pemerintah Provinsi Riau. Atas hal itu, manajemen PSPS kembali mengajukan dispensasi biaya penggunaan stadion untuk musim kompetisi yang akan datang.
Gede mengungkapkan, selama ini biaya pemeliharaan lapangan, fasilitas stadion, hingga operasional lampu sepenuhnya ditanggung oleh manajemen PSPS agar stadion memenuhi standar yang ditetapkan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru.
"Selama ini biaya maintenance dan fasilitas lampu stadion 100 persen dikelola serta dibiayai oleh pihak PSPS. Hal ini kami lakukan agar fasilitas stadion memenuhi regulasi resmi dari PSSI maupun PT Liga Indonesia Baru," ungkapnya.
Minta dukungan untuk sponsor lokal
Terakhir, dalam pertemuan itu, Gede juga meminta dukungan Pemerintah Provinsi Riau untuk membantu memperluas jaringan sponsor lokal. Ia menilai, PSPS bukan hanya milik masyarakat Pekanbaru, melainkan kebanggaan seluruh masyarakat Riau.
Sehingga, keterlibatan perusahaan-perusahaan daerah sangat penting untuk memperkuat keberlangsungan operasional klub.
"Sebagian besar sponsor kami masih berasal dari luar daerah. Karena PSPS adalah milik masyarakat Riau, kami berharap dukungan pemerintah untuk mengoptimalkan sponsor lokal dari perusahaan-perusahaan yang ada di Riau," harapnya.