Bungkam Persikad Depok 3-1, PSPS Pekanbaru Tempel PSMS Medan

- PSPS Pekanbaru menaklukkan Persikad Depok 3-1 di Stadion Kaharuddin Nasution lewat gol Douglas dan dua gol Asir Aziz, sementara Persikad hanya mencetak satu gol melalui Rosalvo.
- Kemenangan ini membuat PSPS naik ke posisi 7 klasemen dengan 31 poin, menyamai PSMS Medan, sedangkan Persikad turun ke peringkat 8 dengan selisih satu poin.
- Pelatih Aji Santoso menargetkan dua laga kandang tersisa dimaksimalkan untuk amankan posisi Liga 2, sementara pelatih Persikad mengakui timnya kesulitan beradaptasi menghadapi permainan PSPS.
Pekanbaru, IDN Times - PSPS Pekanbaru berhasil membungkam Persikad Depok dalam laga round 3 Liga Championship 2025/2026, Minggu (12/4/2026) malam. Bermain dikandang, di Stadion Kharuddin Nasution Kota Pekanbaru, tim Askar Bertuah mengalahkan Serigala Margonda dengan skor 3-1.
Adapun pencetak gol dari PSPS yakni Douglas Cruz Oliveira pada menit ke 19 dan Asir Aziz di menit ke 28 dan 87. Sedangkan gol tunggal Persikad, dicetak oleh pemain asingnya Rosalvo pada menit ke-4.
Atas kemenangan tersebut, PSPS naik setingkat ke posisi 7 menempel PSMS Medan di posisi ke 6 dengan jumlah poin sama, yakni 31. Sedangkan Persikad, turun ke posisi 8 dengan jumlah poin 30.
1. Begini jalannya pertandingan

Sejak peluit babak pertama dibunyikan, PSPS yang bermain di hadapan pendukungnya mencoba membangun serangan, namun belum berhasil. Begitu juga dengan Persikad yang mencoba menerobos pertahanan PSPS di awal-awal babak pertama.
Usaha Persikad terbukti, pada menit ke 4 anak asuh Achmad Zulkifli berhasil menjebol gawang PSPS.
Berawal dari counter attack Persikad disisi sayap kanan PSPS, stiker Rosalvo mampu mengecoh penjaga gawang PSPS Erlangga. Bola sepakan kaki kiri Rosalvo meluncur datar ke gawang PSPS. Persikad unggul sementara 1-0.
Memasuki menit ke 16, PSPS memiliki peluang untuk mencetak gol penyeimbang. Namun bola liar didepan gawang Persikad belum berhasil disambar penyerang PSPS.
Serangan demi serangan dilancarkan anak asuh Aji Santoso. Usaha tersebut akhirnya berhasil. Dimana, pada menit ke-19, PSPS mencetak gol penyeimbang lewat sepakan keras kaki kiri Douglas. Skor berubah menjadi 1-1.
PSPS kembali menggandakan golnya di menit ke 28. Lewat skema tendangan pojok, Asir Aziz menjadi pencetak gol kedua bagi PSPS. Tendangan kaki kanannya yang melengkung indah, tak mampu ditepis penjaga gawang Persikad. Sehingga bola membentur tiang dalam gawang Persikad. Skor berubah menjadi 2-1 untuk PSPS hingga babak pertama selesai.
Di babak kedua, PSPS dan Persikad sama-sama bermain lebih terbuka. Kedua tim saling balas serangan, namun belum membuahkan hasil.
Terus melakukan serangan, Persikad Depok malah kecolongan lewat skema serangan balik PSPS di menit ke 87. Pemain asing PSPS Gamaroni melakukan terobosan ke jantung pertahanan Persikad dan mengirim umpan datar ke Asir Aziz.
Menerima umpan tersebut, Asir Aziz memaksimalkan peluang menjadi gol ke-tiga untuk PSPS. Skor berubah menjadi 3-1 untuk PSPS. Hingga peluit akhir dibunyikan, skor tak berubah, 3-1 untuk PSPS.
2. Sisakan 2 laga kandang, Aji Santoso: harus maksimal

Atas kemenangan tersebut, pelatih PSPS Aji Santoso menatap sisa 2 laga kandang. Dimana, PSPS akan menjamu Persekat Tegal pada Minggu (19/4/2026) dan Sumsel United pada Minggu (26/4/2026).
"Sisa 2 laga kandang lagi yang harus kami maksimalkan," ujarnya.
Menurutnya, laga melawan Persekat Tegal nanti, menjadi pertandingan paling penting untuk mengamankan PSPS tetap berada di liga kasta kedua sepakbola Indonesia.
"Lawan Persekat laga penting, karena kalau menang, kita aman di Liga 2, jadi sisa 2 pertandingan lagi tidak begitu berpengaruh," ucapnya.
Di pertandingan melawan Persekat, Aji akan melakukan perubahan. Hal tersebut dikarenakan ada sejumlah pemain yang tidak bisa dimainkan.
"Lawan Persekat nanti ada perubahan, karena beberapa pemain kena akumulasi kartu kuning," pungkasnya.
3. Akui kekalahan, Persikad kesulitan menganalisa dan kurang cepat beradaptasi

Disisi lain, pelatih Persikad Achmad Zulkifli mengakui kekalahan timnya. Menurutnya, permainan PSPS pada malam tadi, lebih baik dari pada permainan anak asuhnya. "Kami akui permainan PSPS (lebih baik) malam ini," akuinya.
Dengan kekalahan timnya, Achmad Zulkifli menyebut persaingan papan tengah Grup A semakin ramai. "Kami akan maksimal di sisa pertandingan agar menjauh dari zona degradasi," ucapnya.
Achmad Zulkifli menilai, permainan PSPS tadi sangat bagus, baik itu pemain lokal atau pun asing. "Kami cukup kesulitan menganalisa permainan mereka. Kami akui, kami kurang cepat beradaptasi dengan permainan mereka," pungkasnya.


















