Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Eko Purdjianto: Main Lawan 10 Orang Harusnya PSMS Menang

Eko Purdjianto: Main Lawan 10 Orang Harusnya PSMS Menang
Duel PSMS versus Persikad di Stadion Pakansari Bogor, Minggu (5/4/2026) (dok.PSMS)
Intinya Sih
  • PSMS Medan hanya meraih hasil imbang 2-2 melawan Persikad Depok meski unggul jumlah pemain, membuat pelatih Eko Purdjianto kecewa dengan hasil tersebut.
  • Eko menyoroti kesulitan timnya membongkar pertahanan rapat lawan dan lemahnya transisi bertahan yang menyebabkan PSMS kebobolan dua gol.
  • PSMS tetap bertahan di Bogor untuk evaluasi sebelum menghadapi Garudayaksa FC pada 11 April 2026, dengan tekad memperbaiki performa dan meraih poin tandang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Medan, IDN Times- Satu poin yang diraih PSMS mdari markas Persikad Depok di Stadion Pakansari Bogor, Minggu (5/4/2026) pada lanjutan Championship musim 2025/2026 disambut rasa kecewa Pelatih PSMS Eko Purdjianto. Ia menilai PSMS harusnya bisa menang karena unggul jumlah pemain. Diketahui laga itu berakhir imbang 2-2.

Pada laga itu PSMS lebih dulu tertinggal dua gol. Namun kecewa karena seharusnya bisa mendapat hasil lebih baik. “Kami sangat kecewa. Bermain dengan 11 lawan 10 seharusnya bisa menang, tapi pemain sudah berusaha maksimal,” ujar Eko usai pertandingan.

1. PSMS kesulitan membongkar pertahanan lawan

Skuat PSMS versus Persikad di Stadion Pakansari Bogor, Minggu (5/4/2026) (dok.PSMS)
Skuat PSMS versus Persikad di Stadion Pakansari Bogor, Minggu (5/4/2026) (dok.PSMS)

Pada laga itu Persikad lebih dulu unggul lewat striker asin Rosalvo, pada menit ke-30. Namun Persikad harus kehilangan Belhadj Kacem yang diusir wasit tak lama kemudian. Unggul jumlah pemain, PSMS justru kesulitan menembus pertahanan rapat lawan.

Malah dengan keunggulan jumlah pemain PSMS kebobolan lagi lewat Adriano Castanheirapada menit ke-76. PSMS baru berhasil mencetak gol lewat Clayton da Silva pada menit ke-86. Ini merupakan gol pertama pemain asal Brasil itu untuk PSMS. Ayam Kinantan akhirnya menyamakan skor lewat Felippe Cadenazzi pada menit ke-92. Persikad sempat mencetak gol pada menit 97 injury time.

“Setelah kartu merah, mereka main sangat deep (dalam). Kami kesulitan membongkar pertahanan. Bahkan sempat lengah dan kebobolan lagi. Tapi setelah menambah pemain depan, Alhamdulillah bisa menyamakan skor,” tambahnya.

2. PSMS juga lengah dalam transisi bertahan

Duel PSMS versus Persikad di Stadion Pakansari Bogor, Minggu (5/4/2026) (dok.PSMS)
Duel PSMS versus Persikad di Stadion Pakansari Bogor, Minggu (5/4/2026) (dok.PSMS)

Selain itu Eko menilai transisi timnya dari penyerangan ke pertahanan masih harus dikoreksi. Akibatnya lawan mampu memanfaatkan celah di pertahanan PSMS>

“Saat menyerang kami terlalu terburu-buru, bahkan lupa bertahan. Itu yang membuat kami kebobolan. Secara permainan menyerang sudah bagus, tapi hasilnya belum maksimal,” ujarnya.

3. PSMS akan menghadapi Garudayaksa FC pada laga berikutnya

Duel PSMS versus Persikad di Stadion Pakansari Bogor, Minggu (5/4/2026) (dok.PSMS)
Duel PSMS versus Persikad di Stadion Pakansari Bogor, Minggu (5/4/2026) (dok.PSMS)

PSMS memilih tetap bertahan di Bogor untuk melakukan evaluasi jelang laga berikutnya. PSMS akan menghadapi Garudayaksa FC di Pakansari Bogor, 11 April 2026.

“Kami tidak pulang (ke Medan). Kami akan evaluasi di sini. Garudayaksa tim papan atas, tapi kami tetap fight untuk ambil poin di laga tandang berikutnya,” tegas Eko.

Sementara penyerang PSMS Rudiyana mengakui timnya kurang tenang memanfaatkan peluang.“Kami kecewa. Mungkin kami terlalu terburu-buru untuk mencetak gol saat unggul jumlah pemain,” katanya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan
Follow Us

Latest Sport Sumatera Utara

See More