Pelita MS dan Satria Muda Berebut Tiket 6 Besar di Laga Pamungkas

- Paya Bakung United memastikan tiket ke babak 6 besar Liga 4 Piala Gubernur Sumut, sementara Satria Muda FC dan Pelita Medan Soccer akan berebut satu tempat tersisa di laga terakhir.
- Satria Muda FC menang 2-0 atas Muspika FC berkat gol Christoper Damanik dan Muhammad Fadli Imansyah, membuat mereka unggul poin namun tetap harus waspada menghadapi laga penentuan.
- Pelita Medan Soccer menumbangkan Tanjungbalai United 2-0 lewat dua gol Dhafa Wardana, menjaga peluang lolos dan meningkatkan kepercayaan diri jelang duel hidup mati melawan Satria Muda.
Medan, IDN Times- Persaingan Grup C Liga 4 Piala Gubernur Sumut memasuki fase-fase penentuan. Satu tiket babak 6 besar dipastikan jadi milik Paya Bakung United, sementara Satria Muda FC dan Pelita Medan Soccer akan menjalani duel hidup mati pada laga penyisihan terakhir, Minggu (5/4/2026) mendatang.
Hal itu tergambar melihat hasil-hasil pertandingan di Stadion Unimed, Kamis (2/4/2026) . Kemenangan Satria Muda FC 2-0 atas Muspika FC membuat mereka di atas angin untuk melaju. Namun tiket lolos tertunda setelah Pelita Medan Soccer juga meraih kemenangan 2-0 atas Tanjungbalai United.
1. Hitung-hitungan peluang

Kemenangan Satria Muda FC membuat pasukan besutan Imam Faisal itu meraih 7 poin. Sementara Pelita Medan Soccer mengoleksi 4 poin. Menariknya, Satria Muda dan Pelita Medan Soccer akan bentrok di penyisihan terakhir. Meski hanya membutuhkan hasil imbang untuk lolos, Satria Muda harus berhati-hati. Jika terpeleset, Pelita Medan Soccer yang akan lolos dengan poin yang sama karena kompetisi menerapkan sistem head to head. Pelita Bakung andaipun terpeleset di laga terakhir kontra Muspika sudah unggul head to head dari dua rival (1-1 vs Satria Muda) dan (1-0 vs Pelita Medan Soccer).
"Anak-anak muda ini kalau memang bisa menang, lolos. Siapapun tim pasti punya target, yang penting anak-anak. Kalau mereka mau lanjut. Tahun ini skuat lebih bagus dari hasil binaan SSB kita semua," kata Benny.
2. Pelita Medan Soccer tampil impresif tumbangkan Tanjungbalai

Pelita Medan Soccer dengan tekad kuat berhasil menumbangkan Tanjungbalai United 2-0 lewat permainan impresif. Dhafa Wardana dkk menekan Tanjungbalai United sejak awal. Dua gol dari Dhafa memastikan kemenangan Pelita Medan Soccer. Sebelumnya Pelita meraih 1 hasil imbang dan 1 kekalahan.
Pelatih Pelita Medan Soccer M Yunus Saragih mengatakan, laga penentuan pada Minggu (5/4/2026) nanti harus dimenangkan. "Anak-anak harus jaga kondisi saja. Cukup menang 1-0 kita lanjut ke 6 besar. Insya Allah kita bisa menunjukan kualitas terbaik untuk Minggu," kata Yunus.
Soal kualitas lawan, Yunus mengatakan sebenarnya tak jauh berbeda. "Berimbang-berimbang kekuatannya, kemarin hanya kita kecolongan saat bertemu Paya Bakung. Tapi kemenangan hari ini membuat anak-anak kembali percaya diri. Untuk Minggu nanti striker kita M Ramadhan yang kena kartu merah sudah bisa bermain. Anak-anak kembali," pungkasnya.
3. Satria Muda berharap lebih baik dari tahun lalu

Performa Satria Muda di laga sore tadi memang impresif saat menghadapi Muspika FC. Mengandalkan Christoper Damanik, Ilham Fauzan Siregar dan Nanda Paisal, mereka menyulitkan Muspika sejak awal. Hasilnya menit ke-21, Christoper Damanik membuka keunggulan Satria Muda 1-0.
Upaya Muspika mengejar ketertinggalan dengan mengandalkan Robert Simatupang di depan belum berbuah hasil karena ketatnya pertahanan Satria Muda. Malah, lawan yang menambah gol lewat aksi Muhammad Fadli Imansyah menit ke-34. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
Muspika semakin kesulitan di awal babak kedua karena Fauzan Habibi diusir wasit setelah menerima kartu kuning kedua menit ke-53. Bermain dengan 10 orang tak menyurutkan semangat pasukan Argubi. Peluang emas didapatkan lewat titik putih namun eksekusi Robert Simatupang mampu dimentahkan Hafiz, kiper Satria Muda. Berikutnya Robert kembali gagal meski tinggal berhadapan 1 on 1 dengan kiper lawan. Hingga laga berakhir tak ada tambahan gol.
"Saya tekankan hari ini penentuan ke 6 besar. Anak-anak mau kerja keras. Target awal kita lolos penyisihan saja. Tahun lalu kita gak lolos, tapi tahun ini ada progres ," kata Imam.
Tahun ini Satria Muda banyak mengandalkan mayoritas pemain muda. Pemain senior hanya 2 orang yani Hanbal dan Hermanto yang merupakan eks pemain PSDS.

















