Laga Pembuka AFF U-19 Sore Ini, Timor Leste Siap Kejutkan Vietnam

- Timor Leste datang lebih awal ke Medan untuk beradaptasi dengan kondisi lapangan dan mematangkan persiapan jelang laga pembuka Piala AFF U-19 2026 melawan Vietnam.
- Meski tergabung di grup berat bersama Vietnam, Indonesia, dan Myanmar, Timor Leste menegaskan tekadnya untuk tampil maksimal dan tidak sekadar menjadi peserta pelengkap.
- Pelatih Vietnam Yutaka Ikeuchi menargetkan kemenangan di setiap pertandingan dengan mentalitas final, tanpa meremehkan lawan termasuk Timor Leste maupun Indonesia.
Medan, IDN Times- Duel antara Vietnam dan Timor Leste akan membuka gelaran Piala AFF U-19 atau ASEAN U-19 Boys Championship 2026 di Stadion Utama Sumatera Utara, Senin (1/6/2026) sore ini (kick off 16.00 WIB). Meski Vietnam lebih diunggulkan berdasarkan rekor pertemuan, Timor Leste datang dengan tekad besar untuk memberikan kejutan.
Pelatih Timor Leste U-19 Emral Abus mengungkapkan timnya telah melakukan persiapan maksimal menjelang turnamen. Meski terkendala minimnya fasilitas latihan karena tidak memiliki lapangan sendiri dan harus berlatih di Lapangan Baharoeddin Siregar, perkembangan para pemain dinilai cukup menjanjikan.
"Persiapan kami cukup baik. Dalam pertandingan uji coba maupun sesi latihan, para pemain menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Saya percaya mereka memiliki potensi yang besar," ujarnya.
1. Sudah adaptasi dengan Sumut
Untuk mempercepat proses adaptasi, Timor Leste memilih datang ke Medan sekitar satu pekan sebelum turnamen dimulai. Langkah itu diambil agar para pemain lebih mengenal kondisi lapangan yang akan digunakan selama kompetisi berlangsung.
"Kami sudah menjalani lima sesi latihan di stadion pertandingan. Tujuannya agar para pemain lebih nyaman dan siap menghadapi laga-laga penting di grup ini," katanya.
2. Timor Leste tak mau datang untuk jadi pesakitan

Timor Leste tergabung dalam grup yang terbilang berat bersama Vietnam, Indonesia, dan Myanmar. Secara statistik, mereka belum pernah mengalahkan ketiga negara tersebut. Namun hal itu tidak menyurutkan semangat tim berjuluk O Sol Nascente tersebut.
"Kami datang ke Medan bukan hanya untuk menjadi peserta. Kami datang untuk berjuang semaksimal mungkin. Tim pelatih sudah menyiapkan model permainan terbaik untuk menghadapi tim-tim kuat di grup ini dan kami berharap bisa meraih hasil maksimal," tegasnya.
3. Vietnam akan anggap setiap laga adalah final
Di sisi lain, pelatih Vietnam U-19 Yutaka Ikeuchi menegaskan timnya datang dengan target tinggi. Meski mengakui kualitas para peserta yang tampil di turnamen ini, Vietnam bertekad menjalani setiap pertandingan dengan mentalitas final.
"Kami senang bisa menjadi bagian dari turnamen ini. Ada banyak tim yang kuat, sehingga kami harus mengerahkan kemampuan terbaik dalam setiap pertandingan," kata Ikeuchi.
Pelatih asal Jepang itu menegaskan Vietnam tidak akan meremehkan lawan mana pun, termasuk Timor Leste maupun Indonesia yang akan menjadi rival utama di fase grup.
"Seperti yang saya katakan sebelumnya, kami akan berjuang untuk memenangkan setiap pertandingan layaknya laga final. Kami akan melakukan hal yang sama saat menghadapi Indonesia maupun lawan lainnya," pungkasnya.












