Sudah Pecah Telur di PSMS, Clayton Da Silva Jawab Tuntutan Eko

- Clayton Da Silva akhirnya mencetak gol perdana untuk PSMS Medan di laga kontra Persikad Depok, setelah lima pertandingan tanpa gol sejak bergabung.
- Pelatih Eko Purdjianto menilai gol tersebut sebagai jawaban atas tuntutannya agar Clayton lebih produktif, sekaligus menjadi momentum penting bagi kepercayaan diri sang striker.
- Eko tetap mengingatkan tim PSMS untuk memperbaiki kesalahan sendiri yang sering merugikan, menjelang laga berikutnya melawan Garudayaksa FC di Stadion Pakansari.
Medan, IDN Times- Setelah menunggu lima laga, Striker anyar PSMS Medan, Clayton Da Silva, akhirnya mencetak gol perdananya di Pegadaian Championship 2025/2026. Momen itu datang dengan cara yang dramatis saat PSMS menghadapi Persikad Depok di Stadion Pakansari, Minggu (5/4/2026).
Masuk di babak kedua menggantikan Antoni Nugroho, Clayton langsung memberi warna baru di lini serang Ayam Kinantan.Dalam situasi tertinggal 0-2, kehadiran Clayton menjadi titik balik permainan. Pergerakannya yang agresif dan kemampuannya membuka ruang membuat lini pertahanan Persikad mulai goyah.
1. Eko sudah sering menuntut Clayton mencetak gol dan assist

Puncaknya terjadi saat ia berhasil memanfaatkan umpan matang dari Nazar. Dengan penyelesaian tenang, Clayton menaklukkan kiper tuan rumah dan memperkecil ketertinggalan PSMS. Gol tersebut sempat melalui pemeriksaan VAR sebelum akhirnya disahkan wasit. Gol ini menjadi yang pertama bagi Clayton sejak bergabung, sekaligus menandai kontribusinya yang mulai terasa. Dari lima laga yang telah dijalani, ia kini mengoleksi satu gol dan satu assist.
Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, menilai gol tersebut sebagai jawaban atas tuntutan yang selama ini diberikan kepada sang striker.
“Saya memang minta dia sebagai striker tidak hanya bekerja keras, tapi juga harus bisa mencetak gol dan memberi assist. Dia mulai menunjukkan itu,” ujar Eko.
2. Sebenarnya Clayton banyak menciptakan peluang

Eko mengakui bahwa dalam beberapa pertandingan sebelumnya, Clayton sebenarnya sudah memiliki sejumlah peluang, namun belum berbuah hasil. Karena itu, gol ke gawang Persikad menjadi momentum penting bagi kepercayaan dirinya.
“Dia sudah sering shooting di laga-laga sebelumnya. Kemarin dia buktikan kalau dia punya kemampuan itu,” lanjutnya.
3. Eko ingatkan timnya untuk tak melakukan kesalahan sendiri
Di sisi lain, Eko tetap mengingatkan timnya untuk berbenah, terutama dalam meminimalisir kesalahan sendiri yang kerap berujung kerugian.
“Kita harus terus bekerja keras dan tidak melakukan kesalahan sendiri. Karena beberapa gol yang terjadi kemarin juga berawal dari kesalahan kita sendiri,” tegasnya.
PSMS akan menghadapi Garudayaksa FC pada laga selanjutnya di Stadion Pakansari Bogor, 11 April 2026.

















