Liga 4 Sumut: Gol Tunggal Leo Bawa Paya Bakung United Kokoh di Puncak

- Gol tunggal Leo Daviansyah di menit ke-57 memastikan kemenangan 1-0 Paya Bakung United atas Pelita Medan Soccer pada matchday keenam Liga 4 Sumut di Stadion Unimed.
- Kemenangan ini membuat Paya Bakung United kokoh di puncak klasemen Grup C dengan tujuh poin, memperlebar jarak dari para pesaing di fase penting kompetisi.
- Pelatih Sakti Yasin Nasution menegaskan timnya belum puas dan menargetkan sapu bersih laga tersisa demi mengunci status juara grup meski sudah memimpin klasemen.
Medan, IDN Times- Paya Bakung United tak sekadar menang, tapi juga mengirim pesan kuat sebagai kandidat juara Grup C Liga 4 Sumatera Utara 2025/2026. Kemenangan tipis 1-0 atas Pelita Medan Soccer pada matchday ke-6 di Stadion Unimed, Selasa (31/3/2026), menjadi bukti konsistensi sekaligus mental bertanding yang kian matang.
Tambahan tiga poin membuat Paya Bakung kukuh di puncak klasemen dengan koleksi tujuh angka, membuka jarak dari para pesaing di fase krusial kompetisi.
1. Hanya satu gol yang bisa tercipta

Sejak awal laga, duel berlangsung dalam tempo tinggi. Namun, kedua tim sama-sama kesulitan menembus lini pertahanan lawan akibat minimnya distribusi bola ke sektor penyerangan. Alhasil, babak pertama berjalan alot tanpa peluang benar-benar bersih dan ditutup tanpa gol.
Perubahan baru terlihat selepas turun minum. Paya Bakung tampil lebih terorganisir dan agresif. Hasilnya datang pada menit ke-57, saat Leo Daviansyah memanfaatkan celah di lini belakang Pelita Medan dan mencetak gol yang akhirnya menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut.
Tertinggal satu gol, Pelita Medan Soccer meningkatkan intensitas serangan. Sejumlah peluang emas tercipta, namun penyelesaian akhir yang kurang efektif serta kokohnya lini belakang Paya Bakung membuat upaya mereka tak berbuah gol. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 tetap bertahan.
2. Ambisi sapu bersih di laga sisa

Pelatih Paya Bakung United, Sakti Yasin Nasution, mengakui timnya sempat mengalami kendala di babak pertama, terutama dalam hal suplai bola ke lini depan.
“Dari awal kita sebenarnya unggul dalam permainan, tapi koordinasi di depan kurang, tidak ada suplai bola ke striker. Itu yang paling terlihat di babak pertama,” ujarnya.
Ia menyebut perubahan strategi saat jeda menjadi kunci kebangkitan tim, meski ada catatan terkait fokus pemain di penghujung laga.
“Babak kedua kita coba perbaiki dan hasilnya ada. Tapi di menit akhir saat sudah unggul, pemain mulai merasa nyaman. Itu yang berbahaya, bisa jadi karena kelelahan juga,” tambahnya.
Meski berada di posisi teratas, Sakti menegaskan timnya belum boleh puas. Ambisi untuk menyapu bersih laga tersisa demi mengunci status juara grup tetap menjadi target utama.
“Tidak ada istilah bermain aman. Walaupun sudah tujuh poin, kita harus tetap fight. Target kita jelas, juara grup,” tegasnya.
3. Besok duel seru Kwarta versus Binjai City

Di pertandingan lain, Satria Muda turut meraih kemenangan 2-1 atas Tanjung Balai United di stadion yang sama. Gol cepat Ikhsan Firmansyah pada menit pertama sempat disamakan oleh M Hapis di menit ke-23, sebelum Christoper Damanik memastikan kemenangan lewat gol di menit ke-56.
Kompetisi Liga 4 Sumut akan berlanjut pada Rabu (1/4/2026) dengan enam pertandingan yang digelar di tiga venue berbeda. Salah satu laga yang patut dinanti adalah pertemuan PS Kwarta melawan Binjai City Sport Club. Diketahui keduanya sama-sama sudah mengoleksi 3 kemenangan.

















