IBL 2025, Rajawali Medan Ingin Terbang Lebih Tinggi
Medan, IDN Times – Tak terasa kompetisi bola basket tertinggi di Indonesia, Indonesia Basketball League (IBL) sudah memasuki musim baru 2025. Satu-satunya tim dari luar Pulau Jawa yang mengikuti kompetisi ini adalah Rajawali Medan.
Menghadapi musim baru ini, Rajawali Medan terlihat lebih siap dan matang. Hal ini terlihat dari acara perkenalan tim yang digelar di Mapple Theater Grand City Hall Medan, Selasa (7/1/2025).
Pada acara perkenalan ini, Rajawali Medan dihuni beberapa pemain baru dan dilengkapi dengan sejumlah official tim yang baru. Tim asuhan Raoul Miguel Hadinoto ini akan menghadapi Bali United pada Sabtu (11/1/2025) dan Pasific Caesar Surabaya (PCS) pada Minggu (12/1/2025) di GOR Unimed.
Pada musim ini, Coach Raoul Miguel Hadinoto punya target ingin membawa Rajawali Medan terbang lebih tinggi dibanding musim perdananya, musim lalu.
“Target kami bisa lolos ke Playoff. Musim ini bakal lebih ketat dari musim lalu, semua tim punya kesempatan yang sama untuk bisa lolos,” ujarnya.
Seperti apa persiapan Rajawali Medan? Yuk Simak:
1. Beberapa kendala musim lalu
Coach Raoul membeberkan musim lalu sebagai musim perdana Rajawali Medan di IBL, banyak tantangan yang dihadapi. Terutama rekrut pemain dari Jawa untuk dibawa ke Medan cukup sulit. Ia mengklaim musim ini sudah melakukan beberapa perekrutan yang lebih baik yang akan membuat tim lebih solid.
“Dengan rekrutmen tahun ini, kita sangat selektif memilih pemain yang cocok dengaan sistem. Semua tim pasti punya target juara tapi prosesnya tidak bisa ekspres. Pelan-pelan, dia seperti jogging jadi tapi nuansanyaa, kebiasaannya yang di bangun sebagai juara,” jelasnya.
Kendala kedua musim lalu adalah soal cedera. Musim ini Rajawali Medan sudah memiliki Pelatih Fisik untuk membuat pemain lebih bugar di setiap laga.
“Kemarin evaluasi kami, cedera yang membawa kami terseok-seok di akhir musik. Sekarang kami punya pelatih fisik, punya pemain muda. Jadi kami butuh semua support yang dimiliki untuk menghadapi musim ini,” terang pria yang biasa disapa Coach Eboss ini.
Kendala ketiga, musim sebelumnya sulit mencari pemain muda berbakat untuk direkrut. Musim ini Rajawali Medan bekerja sama dengan Perbasi terkait database pemain.
2. Musim ini Rajawali Medan lebih optimistis
Musim ini, Coach Eboss yakin persaingan bakal lebih ketat, karena musim akan berlangsung lebih panjang. Sehingga perlu manajemen tim yang lebih baik agar bisa terus bersaing hingga akhir.
“Di IBL than ini ini bisa jadi tahun yang cukup berat karena sistem home away, semua tim punya kans yang sama karena ini season yang panjang, semua tim punya strategi bagaimana pemain tidak cedera dan bisa terus bersaing," terangnya.
Harapannya, kata Coach Eboss, musim 2025 harus ada progres SDM, manajemen, pelatihan, pemain lokal dan asing. Karena targetnya tidak main-main, lolos ke Playoff.
3. Musim ini pemain sudah beradaptasi lebih cepat
Kapten Rajawali Medan, Cassiopea Thomas Manuputty mengakui tahun pertama musim lalu sangat berat. Karena semua pemain harus beradaptasi. Belum lagi di tengah musim ia terkena cedera ankle dan dari situ change the whole momentum buat dirinya dan tim sendiri.
“It's a hard and down time for me personally, and as a team juga mengalami hal yang berat, karena beberapa game susah dapat kemenangan bahkan sampai pada akhir season 2024, kita hampir masuk playoff. Sometimes the 'almost' is hurt the most, klise sih, cuman yakin Tuhan pasti punya rencana sendiri baik untuk gua maupun tim itu sendiri. Dan terus berpegang pada harapan itu sendiri. Terbukti dari kita masuk pre-season, Rajawali kasih alert ke tim IBL kalau kita ada bukan hanya sebagai partisipan,” ujarnya.
Tahun ini para pemain sudah mulai cepat beradaptasi lebih cepat. Khusus untuk laga perdana musim ini melawan Bali United, ia mengakui timnya belum pernah ketemu Bali United. Untuk itu ia dan rekannya akan fokus pada gameplan dari pelatih,
“Jadi mereka seperti apa kami ga tahu, jadi laga pertama ini akan excited menghadapi mereka. Kami percayakan gameplan pada pelatih,” jelas pria yang akrab disapa Cio ini.(*)
















