Besok Final Liga 4 Sumut, Paya Bakung FC vs PS Kwarta: Misi Ukir Sejarah

- Final Liga 4 Sumut mempertemukan PS Kwarta dan Paya Bakung United di Stadion Mini Pancing, menjadi kesempatan keduanya menorehkan sejarah baru.
- Pelatih PS Kwarta, Irwansyah Panjaitan, menegaskan timnya siap tempur dan fokus memanfaatkan peluang serta mengantisipasi kecepatan serangan sayap lawan.
- Paya Bakung FC datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menyingkirkan Binjai City SC dan menargetkan gelar juara perdana mereka di ajang ini.
Medan, IDN Times- Liga 4 Piala Gubernur Sumatra Utara akhirnya masuk ke laga pamungkas. PS Kwarta ditantang Paya Bakung United di Stadion Mini Pancing, Jumat (17/4/2026) sore (kick off 15.00 WIB). Ini jadi kesempatan bagi kedua tim menorehkan sejarah.
Bagi Kwarta ini merupakan kali kedua beruntun mereka menembus final. Burung Sumatra, julukan PS Kwarta tentu penasaran dengan trofi juara. Soalnya musim lalu mereka mengakhiri musim sebagai runner up setelah tumbang dari Victory Dairi. Sementara bagi Paya Bakung ini kal pertama mereka menembus final.
1. Antisipasi serangan sayap

Pelatih kepala PS Kwarta, Irwansyah Panjaitan, mengatakan, timnya sudah siap tempur di final. Mereka juga tak mau lagi hanya finish sebagai runner up.
“Kita sudah siap 100 persen. Semua tim punya kekuatan yang hampir sama, tinggal bagaimana kita memanfaatkan peluang sekecil apa pun menjadi gol,” kata Irwansyah.
Diakuinya Paya Bakun merupakan tim yang bagus. Salah satunya serangan dari sektor sayap. Ini merupakan kali pertama Kwarta dan Paya Bakung bersua, namun mereka sudah saling mengamati.
“Kami antisipasi juga kondisi fisik, apalagi mereka punya pemain sayap yang cepat, itu yang harus kita antisipasi,” jelas Irwansyah.
2. Lupakan kegagalan final tahun lalu

Irwansyah mengatakan, skuatnya sebagian besar merupakan pemain binaan dari Academy Kwarta. Sisanya diseleksi. Namun dari skuat musim lalu, sebagian besar masih berlaga tahun ini.
“Kita ingin menang di setiap pertandingan. Kalau bisa juara, tentu lebih baik agar ke tingkat nasional tidak ada kekhawatiran lagi,” ucapnya.
3. Paya Bakung juga incar gelar perdana

Sementara di kubu lawan Paya Bakung tak kalah optimis. Keberhasilan menyingkirkan tim favorit juara Binjai City Sport Club lewat adu penalti meningkatkan kepercayaan diri skuat. Paya Bakung menjadi satu-satunya tim yang mampu menang dari Binjai City di Liga 4 musim ini.
Asisten pelatih Paya Bakung FC, Dedi Kurniawan, meminta skuat untuk fokus. Menurutnya sudah berada di puncak, targetnya tentu gelar juara.
“Kami hanya mengingatkan pemain untuk tetap fokus dan sadar bahwa ini adalah laga final, tentu berbeda dengan pertandingan sebelumnya. Target kami jelas, juara, apalagi sudah sampai di titik ini,” kata Dedi.
Soal lawan, ia tak menampik kualitas Kwarta. Namun Dedi meminta pemain fokus pada tim sendiri. “Kami fokus pada permainan sendiri, tidak perlu melihat siapa lawan. Yang penting konsentrasi dan menjalankan strategi,” pungkasnya.
















