PSMS Medan Vs Sriwijaya FC: Tak Ada Alasan Gagal Menang
- PSMS Medan akan menjamu Sriwijaya FC di Stadion Utama Sumatra Utara, laga penting untuk mengamankan posisi agar tidak masuk zona playoff Championship 2025/2026.
- Skuad PSMS tampil dengan kekuatan penuh setelah Erwin Gutawa kembali dari sanksi dan beberapa pemain pulih dari cedera, menambah optimisme jelang pertandingan.
- Suporter menuntut kemenangan besar atas Sriwijaya FC sebagai pelampiasan hasil buruk di empat laga terakhir, sementara pelatih menegaskan fokus pada raihan tiga poin di kandang.
Medan, IDN Times- PSMS akan meladeni Sriwijaya FC pada lanjutan Championship musim 2025/2026 di Stadion Utama Sumatra Utara, Minggu (19/4/2026) malam (kick off 19.00 WIB). Ini merupakan kesempatan besar bagi PSMS kembali ke jalur kemenangan.
Apalagi Sriwijaya FC sudah tak punya target di kompetisi karena sudah dipastikan turun kasta ke Liga 3.
1. Tetap waspadai lawan

PSMS harus mengubur mimpinya ke Super League (Liga 1) musim depan. Ditambah lagi posisinya untuk bertahan di Championship musim depan belum aman. Soalnya PSMS masih dikuntit Persikad, PSPS dan Persekat agar tak terperosok di zona playoff.
Pelatih PSMS Eko Purdjianto menaruh kewaspadaan penuh. Meskipun Sriwijaya FC belum pernah menang meski sudah berganti pemain dan pelatih. “Semua tim harus diwaspadai,” tegasnya.
2. Erwin Gutawa kembali dari sanksi

PSMS juga dalam kekuatan penuh. Erwin Gutawa sudah kembali dari sanksi 4 laga. Selama Erwin absen lini belakang memang mengkhawatirkan. Selain itu Sadam, Budhiar, Felipe dinyatakan fit. Mereka siap diturunkan melawan Sriwijaya FC besok.
“Alhamdulillah persiapan melawan Sriwijaya sudah siap. Sejumlah pemain lepas dari akumulasi kartu dan cedera. Bismillah, besok kami sajikan permainan terbaik. Tampil maksimal. Main di home, wajib tiga poin," katanya.
3. Tuntutan suporter pesta gol

Bahkan suporter PSMS meminta agar Sriwijaya dibantai. Hal ini sebagai respon atas hasil buruk PSMS di empat alga terakhir. “Bagi kami, setiap laga adalah final. Terlepas Sriwijaya FC sudah masuk zona degradasi, yang penting kami unggul dan curi tiga poin,” ujar Eko didampingi Nazar, salah satu pilar inti tim.

















