Aswindy Pimpin KONI Medan Periode 2024-2028

Medan, IDN Times- Delapan tahun kepengurusan Eddy H Sibarani memimpin Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Medan akhirnya berakhir. Tampuk kepemimpinan kini beralih ke Aswindy Fachrizal yang resmi memimpin KONI Medan periode 2024-2028 setelah terpilih di Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) KONI Medan Tahun 2024 dengan agenda utama pemilihan Ketua Umum (Ketum) baru di Hotel Grand Kanaya, Jalan Darussalam, Medan, Jumat (20/12/2024).
Dihadiri para cabang olahraga (cabor) di bawah naungan KONI Medan dan KONI kecamatan, Aswindy sah meneruskan estafet kepemimpinan Eddy setelah menjadi satu-satunya calon yang maju pada Musorkot KONI Medan tersebut.
1. Siap rangkul cabor yang tidak mendukung

Aswindy diketahui berlatar belakang Sekretaris Pengcab Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Medan dan Kepala Bidang Pemandu Bakat Pengprov PBSI Sumut.
Dalam sambutannya, Aswindy tak lupa mengucapkan terima kasih kepada cabor-cabor yang telah memberikan amanah dan dukungan kepadanya untuk memimpin KONI Medan.
"Pertama-tama saya ucapkan terima kasih dan saya harap kita bersama-sama untuk terus berkomitmen meneruskan perjuangan om Eddy Sibarani yang telah memimpin KONI Medan selama dua periode. Tentu estafet kepemimpinan ini tak akan mudah bagi saya," kata Aswindy.
"Dan kepada cabor-cabor yang tidak mendukung saya, jangan takut, saya tidak lepas tangan dan tetap saya rangkul karena cabor-cabor lah organ penting di tubuh organisasi KONI demi tujuan utama sama-sama meningkatkan prestasi atlet Kota Medan," tambahnya.
2. Akan duduk bersama cabor susun kepengurusan

Aswindy akan segera menyusun kepengurusan KONI Medan 2024-2028. Adapun Aswindy sebagai ketua terpilih akan dibantu dua formatur yakni Widodo dari cabor Percasi Medan (Catur)dan Safri Doli Tampubolon dari Ferkushi Medan (Kurash) dalam menyusun kepengurusan KONI Medan periode 2024-2028.
Selain bersama formatur dan Aswindy akan menggandeng cabor-cabor demi menyusun kepengurusan yang solid dan kompak.
"Kalau dua anggota formatur itu sesuai dengan AD-ART, tapi praktinya sesuai komitmen awal saya saat mencalonkan diri, nantinya saya akan duduk bersama dengan cabor-cabor untuk menyusun kepengurusan agar KONI Medan lebih baik lagi ke depannya," ungkapnya.
"Dari itu kepada semua cabor-cabor, saya mohon bantuannya karena saya sendiri tentu tak akan bisa memimpin KONI Medan sendirian untuk mencapai nawacita kita bersama-sama menjadikan Kota Medan sebagai kota juara," harapnya
3. Kolaborasi dengan Dispora Medan meningkatkan prestasi atlet Medan

Sementara Kadispora Kota Medan, Tengku Chairuniza berharap ke depan prestasi atlet Medan bersama Aswindy bisa semakin baik. Dia juga mengatakan, Dispora Medan akan berkoordinasi dengan KONI Me untuk meningkatkan prestasi atlet Kota Medan.
"Untuk itu ke depannya KONI bersama Pemko Medan serta cabor-cabor juga dapat terus berkoordinasi dan berkolaborasi untuk meningkatkan prestasi ke depannya. Saya harap kepada pengurus baru KONI Medan nantinya dapat mencuri ilmu dari Bang Eddy karena telah banyak berkontribusi untuk olahraga di Kota Medan dan juga pengurus KONI Medan yang baru dapat terus melakukan pembinaan kepada cabor-cabor agar ke depannya tak ada lagi miskomunikasi antara cabor-cabor dengan KONI Medan," harapnya.
Sementara Ketum KONI Sumut, John Ismadi Lubis mengatakan, musyawarah digelar untuk menuju mufakat. Dia berharap tak ada lagi pertentangan di dalamnya.
"Sama seperti saya dan Bang Eddy Sibarani terpilih dua kali (periode) jadi ketua secara aklamasi. Semua ini adalah pengabdian dan pengabdian itu bagian dari ibadah. Dari itu mari kita bersatu dalam jiwa olahraga," ucap John Lubis.
Sementara Ketum KONI Medan periode 2016-2024, Eddy Sibarani meminta maaf atas segala kekurangan selama 10 tahun memimpin. Diketahui Eddy memimpin KONI Medan diawali dengan menjadi Plt usai meninggalnya Zulhifzi Lubis alias Opunk Ladon pada 2013.
"Saya berharap kekurangan dapat diperbaiki di periode yang baru dan yang sudah baik dapat terus dilanjutkan," harap Eddy Sibarani.














