Comscore Tracker

Sudah 2 Pekan, Mayat Perempuan di Stabat Belum Diketahui Identitasnya

Jenazah sudah dikebumikan

Langkat, IDN Times - Sesosok jenazah perempuan ditemukan dalam parit Jalan Proklamasi, Lingkungan X, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Langkat, Sumatra Utara pada 12 September 2021 lalu. Sampai saat ini identitas jenazah belum diketahui.

Pihak Rumah Sakit Bhayangkara Medan pun telah mengebumikan jenazah Mrs X tersebut, Jumat (24/9/2021). "Mayat dikebumikan di lokasi Pemakaman Jepang, daerah Delitua, Deli Serdang," kata Kasubag Humas Polres Langkat Iptu Joko Suepeno, saat dihubungi via selular.

1. Kondisi jenazah sudah mulai membusuk dan menimbulkan aroma tidak sedap

Sudah 2 Pekan, Mayat Perempuan di Stabat Belum Diketahui IdentitasnyaJenazah Mrs X dikebumikan di Pekuburan Delitua (Dok.IDN Times/istimewa)

Dia mengakui, jenazah perempuan tanpa busana itu sempat menggegerkan warga sekitar. Sampai saat ini, tidak ada satupun masyarakat yang mengetahui identitas jenazah yang ditemukan dalam parit persimpangan Titi Penceng itu.

"Apalagi kondisi jenazah sudah mulai membusuk dan menimbulkan bau tak sedap. Maka itu, perlu dikebumikan oleh petugas medis," terang Joko.

Baca Juga: Bikin Geger, Mayat Perempuan Tanpa Busana Ditemukan Dalam Parit

2. Hasil autopsi dari RS Bhayangkara belum keluar

Sudah 2 Pekan, Mayat Perempuan di Stabat Belum Diketahui IdentitasnyaTemuan jenaza diduga korban aksi begal diperkebunan kelapa sawit Afdeling II (IDN Times/ istimewa)

Sejauh ini menurut Joko, hasil autopsi terhadap mayat belum ada. Meskipun demikian, apabila ada perkembangan hasil autopsi akan segera diberitahukan ke pihak kepolisian.

"Hasil autopsi menurut keterangan dari RS Bhayangkara masih dalam proses dokter forensik. Apabila hasil sudah ada, maka akan diberitahukan lebih lanjut," jelasnya.

3. Berikut kronologi penemuan mayat perempuan

Sudah 2 Pekan, Mayat Perempuan di Stabat Belum Diketahui IdentitasnyaIlustrasi Mayat. IDN Times/Mardya Shakti

Sebelumnya, temuan jenazah dalam parit areal perkebunan PTPN II, sempat menggerkan masyarakat sekitar. Jenazah ditaksir berusia antara 35 sampai 40 tahun dengan ciri-ciri wajah bulat, rambut hitam dan tinggi badan sekitar 164 sentimeter.

Kulit telapak tangan kiri dan kanan hingga telapak kaki juga sudah mengelupas. Diperkirakan mayat sudah meninggal sekitar dua atau tiga hari. Tak ayal, kondisi jasadnya sudah berbau busuk.

Mayat kali pertama ditemukan saksi Sofian warga Pasar VII, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara,

Berawal dari saksi yang mencium bau busuk pada saat melintas di sekitar lokasi. Penasaran, saksi mencari tahu sumber bau busuk dan menemukan mayat terapung dalam posisi telungkup.

Baca Juga: Warga Pulau Nasi Geger Penemuan Mayat Tanpa Kepala dan Tangan di Panat

Topic:

  • Doni Hermawan

Berita Terkini Lainnya