Zen on Wheels, Tenang Berkendara ala Kartini Masa Kini

- PT Astra Honda Motor bersama 28 main dealer menggelar kampanye 'Zen on Wheels' untuk edukasi keselamatan berkendara perempuan, berlangsung 13–24 April 2026 dan menyasar hampir dua ribu peserta.
- Kampanye ini menekankan pentingnya ketenangan, fokus, serta pengelolaan emosi saat berkendara melalui pelatihan safety riding, seminar publik, dan sesi yoga yang melatih kesadaran diri di jalan.
- Didukung lebih dari 120 instruktur safety riding, termasuk 14 perempuan, AHM terus membangun budaya berkendara aman dengan semangat #cari_aman bagi masyarakat Indonesia khususnya di Sumatera Utara.
Tampil makin modis dan stylish, perempuan masa kini diharapkan tak hanya berkendara dengan gaya, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi atas keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya.
Untuk itu, dalam memaknai Hari Kartini 2026, khusus untuk pengendara motor perempuan PT Astra Honda Motor (AHM) bersama 28 jaringan main dealer sepeda motor Honda kembali menggelar kampanye edukasi keselamatan berkendara “Zen on Wheels.”
Di wilayah Sumatera Utara, kampanye ini turut dihadirkan oleh PT Indako Trading Coy sebagai wujud komitmen dalam membangun budaya berkendara aman di kalangan perempuan.
Bertema “Zen on Wheels”, AHM mengajak Kartini masa kini berkendara dengan tenang dan fokus di jalan. Merujuk pengertian Zen sebagai kesadaran penuh terhadap sebuah kondisi, pada kampanye berkendara kali ini AHM menfokuskan pada upaya mengedukasi pengendara untuk selalu tenang, fokus, dan penuh kesadaran saat berkendara di tengah lalu lintas yang dinamis, termasuk kota di Sumatera Utara seperti Medan dan Binjai. Berkendara dengan tenang dan fokus akan mengantarkan para pengguna sepeda motor sampai di tujuan dengan selamat.
Kampanye berkendara yang dimulai 13 April hingga 24 April 2026 ini ditargetkan menyasar 1.796 perempuan dari berbagai latar belakang, seperti pelajar, pekerja, hingga komunitas. Mereka dilibatkan dalam rangkaian aktivitas edukatif yang dirancang interaktif dan aplikatif.
1. Tanamkan kebiasaan untuk tetap tenang dan sadar dalam setiap perjalanan

Peserta tidak hanya mendapatkan teori keselamatan berkendara, tetapi juga berkesempatan langsung mempraktikkan teknik berkendara yang aman, nyaman, dan menyenangkan melalui pelatihan safety riding dengan alat simulasi berkendara, Honda Riding Trainer.
Lebih dari sekadar pelatihan, program ini menekankan kepada peserta bahwa keselamatan berkendara bukan hanya keterampilan teknis, melainkan kebiasaan untuk tetap tenang dan sadar dalam setiap perjalanan.
Untuk mengoptimalkan pengalaman berkendara yang aman dan menyenangkan, para perempuan pengendara sepeda motor perlu terus melatih kemampuan dalam menyadari potensi bahaya di jalan agar dapat senantiasa fokus saat berkendara. Kondisi ini umumnya dipicu oleh mental load, seperti perhatian yang terbagi, aktivitas lain yang dilakukan bersamaan, hingga kebiasaan tergesa-gesa.
Hal ini menegaskan bahwa ketenangan diri dan kesadaran penuh dalam berkendara menjadi aspek krusial yang harus dimiliki setiap pengendara untuk menjaga keselamatan di jalan.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan nasional, AHM menghadirkan pengalaman edukasi di AHM Safety Riding Park pada 20 April 2026 yang dirancang secara komprehensif. Sejumlah narasumber ahli di bidangnya hadir untuk berbagi wawasan, di antaranya Instruktur Safety Riding AHM Laras Dwi Yulia dan Kanit Walsus Subditwal & PJR Korlantas Polri Iptu Wahyu Martono.
Peserta diajak memahami lebih dalam mengenai aturan berkendara, serta melatih kemampuan membaca potensi bahaya, menjaga posisi berkendara, hingga merespons kondisi darurat dengan tepat.
Menariknya, pendekatan “Zen” dalam program ini juga diwujudkan melalui sesi bersama praktisi yoga Brigitta Hardi. Di sini, peserta belajar bahwa ketenangan dan kesadaran saat berkendara berawal dari diri sendiri, melalui teknik pernapasan, menjaga fokus, serta melatih kehadiran penuh. Hal ini menegaskan bahwa pikiran yang tenang dan sadar menjadi perlindungan pertama saat berkendara di jalan.
Di Sumatera Utara, semangat “Zen on Wheels” juga diwujudkan melalui kegiatan Public Seminar Safety Riding yang digelar di STMIK Kaputama Binjai pada Rabu (22/4/2026).
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Dr. Relita Buaton, ST, M.Kom selaku Ketua STMIK Kaputama, dan turut dihadiri oleh Pembina STMIK Kaputama, Dr. Parlindungan Purba, SH., MM. Kehadiran pimpinan kampus tersebut menegaskan dukungan dunia pendidikan tinggi terhadap penguatan edukasi keselamatan berkendara di kalangan generasi muda, khususnya perempuan.
2. Tidak hanya mahir, harus mampu mengelola emosi

Selain diikuti peserta perempuan dari berbagai kalangan, kegiatan ini juga semakin semarak dengan kehadiran komunitas Honda Scoopy yang sebelumnya telah melakukan rolling city, dimulai dari Dealer Resmi PT Daya Motor Binjai hingga ke lokasi kegiatan dengan tampilan Stylish bersama Honda Scoopy, tanpa mengabaikan keselamatan berkendara melalui semangat #cari_aman.
Kegiatan ini pun turut menghadirkan sejumlah narasumber ahli di bidangnya untuk menghadirkan kolaborasi edukatif, di antaranya Eka Yolahati selaku Instruktur Safety Riding PT Indako Trading Coy, Brigadir Satlantas Polres Binjai, Siti Puspita dan sesi yoga bersama praktisi Khaira Amna. Dukungan dari dealer PT Daya Motor Binjai turut memperkuat suksesnya acara yang mendapat antusiasme tinggi dari peserta.
General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya, menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam membangun budaya keselamatan berkendara di Indonesia.
“Perempuan kini semakin aktif dalam mobilitas sehari-hari. Melalui program ini, kami ingin menghadirkan edukasi yang tidak hanya memperkuat keterampilan berkendara, tetapi juga mendorong pentingnya ketenangan dan pengendalian diri, agar setiap perjalanan dapat dijalani dengan aman serta percaya diri,” ujar Andy.
President Director PT Indako Trading Coy, Leo Wijaya, selaku main dealer Honda di wilayah Sumut, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya menghadirkan semangat sinergi bagi negeri, salah satunya melalui edukasi keselamatan berkendara yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Sumatera Utara.
“Melalui kampanye ‘Zen on Wheels’, kami ingin mengajak perempuan di Sumatera Utara untuk tidak hanya mahir berkendara, tetapi juga mampu mengelola emosi, tetap fokus, dan memiliki kesadaran penuh saat berada di jalan. Ini menjadi kunci penting dalam menciptakan budaya berkendara yang aman dan nyaman,” ujarnya.
3. AHM didukung oleh lebih dari 120 instruktur safety riding

Senada dengan hal tersebut, Instruktur Safety Riding PT Indako Trading Coy, Eka Yolahati, menambahkan bahwa pendekatan ini sangat efektif dalam meningkatkan keselamatan berkendara.
“Banyak risiko di jalan muncul karena kurangnya fokus. Dengan melatih ketenangan, teknik pernapasan, dan kesadaran situasional, pengendara, khususnya perempuan dapat mengambil keputusan yang lebih tepat dan menghindari potensi bahaya,” jelasnya.
Melalui semangat Kartini, inisiatif ini menjadi lebih dari sekadar kampanye keselamatan berkendara. Program ini menjadi ruang refleksi bahwa perempuan Indonesia hari ini tidak hanya bergerak maju, tetapi juga melakukannya dengan ketenangan dan kesadaran dalam menghadapi berbagai dinamika, baik di jalan maupun dalam kehidupan.
AHM saat ini didukung oleh lebih dari 120 instruktur safety riding, termasuk 14 instruktur perempuan yang tersebar di berbagai daerah, termasuk Sumatera Utara. Sejak tahun 2002, lebih dari 31 juta masyarakat Indonesia telah mendapatkan edukasi keselamatan berkendara, sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan budaya berkendara yang aman, nyaman, dan menyenangkan.
Dengan semangat #cari_aman, AHM bersama PT Indako Trading Coy percaya keselamatan berkendara dapat memberikan dampak yang menyenangkan bagi masyarakat Indonesia, khususnya di Sumatera Utara.


















