Viral Aksi Heroik Bocah SD Gagalkan Maling hingga Terseret Puluhan Meter

Medan, IDN Times - Viral di media sosial aksi bocah SD di Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, terseret di sepeda motor pelaku pencurian.
Anak perempuan yang masih berumur 9 tahun itu dengan heroik mencoba menggagalkan aksi pelaku yang mencoba kabur dari rumahnya.
Karena terseret sejauh puluhan meter, bocah yang masih lengkap memakai baju sekolah itu mengalami luka-luka. Lututnya kanan dan kiri berdarah dan saat ini sedang mendapatkan perawatan oleh orang tuanya.
1. Bocah SD pergoki maling di rumah yang telah mencuri uang dan ponsel

Bermula pada hari Sabtu 9 Januari 2026, bocah lugu itu pulang sekolah sendirian. Sesampainya di rumah, ternyata dalam keadaan kosong dan tanpa ia sadari sang ayah alih-alih menjemputnya di sekolah.
"Waktu itu saya mau jemput dia sekolah. Terus, sampai di sekolah, saya tunggu-tunggu, dia kok gak ada. Saya sudah menunggu lama memang, dalam pikiran saya, ah, kayaknya sudah pulang lah dia ini. Ternyata benar dia sudah pulang ke rumah," kata ayah korban bernama Darfan (52 tahun), Senin (12/1/2026).
Sesampainya di rumah, Darfan melihat anaknya terdiam menahan trauma. Wajahnya pucat pasi sebelum pada akhirnya bocah lugu itu angkat suara bahwa ia baru saja memergoki maling.
"Anak saya bilang, waktu dia pulang sekolah dia langsung ke kamar mandi buang air kecil, terus mendengar suara pintu terbuka. Dia mengira itu saya yang pulang. Dia lalu ke depan, ternyata bukan saya, ada orang asing datang mengambil uang sama handphone dari rumah kami. Anak saya langsung kejar. Terus dia bilang, 'Bang, Bang, jangan! Itu HP aku, jangan!'," cerita Darfan.
2. Bocah SD terseret hingga 20 meter

Meski berkali-kali terlibat tarik-menarik, namun maling yang memakai jaket itu urung melepas hanphone yang baru saja ia curi. Pelaku akhirnya memutuskan untuk kabur dengan menaiki sepeda motornya. Ia juga sadar bahwa bocah perempuan itu memegangi motor bagian belakangnya dengan sangat erat.
"Anak saya megang motornya terus di belakang itu, dikencangin terus pegangannya. Pelaku ini lalu pijak gas, tancap, dan anak saya terseret sejauh 20 meter dari gerbang rumah," jelas Darfan.
Ia mengaku prihatin setelah mengecek CCTV rumah. Sebab sang pelaku tampak dengan sengaja dan seolah memain-mainkan anaknya yang sudah terseret.
"Setelah terseret 20 meter, barulah handphone anak saya ini dikembalikan lagi sama pelaku karena dia mulai panik. Lalu anak saya pulang jalan kaki menahan sakit," bebernya.
3. Akibat terseret motor, kaki bocah SD alami luka lecet

Darfan mengatakan bahwa pelaku pencurian itu hanya sempat membawa kabur uang senilai Rp100 ribu. Sementara handphone yang sempat dicuri berhasil digagalkan anaknya yang masih duduk di bangku kelas 3 SD.
"Benar anak saya luka-luka. Lukanya di bawa lutut kiri dan kanannya. Kalau kepalanya aman," aku Darfan.
Terhadap peristiwa ini, Darfan sudah mantap melaporkannya kepada pihak berwajib. Meski hanya kehilangan Rp100 ribu, namun aksi pelaku dianggap bisa saja menghilangkan nyawa sang anak.
"Harapannya, mudah-mudahan pelaku ini tertangkap. Kita serahkan kepada pihak berwajib terkait masalah ini," pungkasnya.
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan mengaku telah mendengar kabar ini. Pihaknya saat ini juga tengah bekerja dan mencoba menyelidiki perkara ini.
"Laporan sudah kami terima, dan pelaku sudah teridentifikasi, mohon doanya semoga cepat tertangkap pelakunya," jawab AKP Agus singkat.


















