Medan, IDN Times - Kepala Pusat Pemenuhan Gizi (KPPG) Medan, Donal Simanjuntak, memastikan pihaknya menghentikan sementara operasional dapur penyedia Makan Bergizi Gratis (MBG) di Berastagi, Kabupaten Karo, buntut dugaan keracunan yang dialami 35 siswa SMKN 1 Merdeka Berastagi.
Donal menyebut langkah penghentian layanan merupakan bagian dari standar operasional prosedur (SOP) penanganan kejadian fatal yang dimiliki Badan Gizi Nasional (BGN).
"Ya, baik, dari BGN sendiri akhirnya kita menjalankan SOP untuk kejadian fatal yang sudah ada di BGN sendiri, yaitu bahwa seluruh terdampak itu harus ditangani dengan baik, berapa pun jumlahnya tentunya sesuai dengan kaidah-kaidah otoritas kesehatan," ujar Donal.
Ia menegaskan penanganan korban sepenuhnya merujuk pada nasihat dan kesimpulan dokter penanggung jawab. Komitmen utama saat ini adalah memastikan seluruh siswa yang terdampak mendapatkan perawatan optimal.
"BGN sendiri sangat memperhatikan tindakan BGN ataupun nasihat ataupun kesimpulan dari dokter. Komitmen kita adalah bagaimana anak-anak yang sedang dirawat itu kita pantau," katanya.
