Wali Kota Medan, Rico Waas Sapa Warga di Masjid Al Hijrah, Kompleks BTN, Kelurahan Besar, Kota Medan (Dok. Diskominfo Medan)
Rico menjelaskan, nilai patriotik berarti kecintaan terhadap tanah air yang dimulai dari hal paling dekat, yakni mengenal tanah kelahiran dan kotanya sendiri.
"Bagaimana kita dapat berpatriotik, kecintaan kita kepada tanah air, mengenal kembali tanah air kita, mengenal kembali tanah kelahiran kita, kota kita. Apabila kita sudah mengenal itu, sifat patriotik ini ada keinginan untuk membela, untuk membangun bangsanya. Itu dari sifat pemuda," jelasnya.
Kedua, gigih. Di tengah berbagai persoalan bangsa, mulai dari kebencanaan hingga tantangan ekonomi, pemuda dituntut untuk tidak mudah menyerah.
"Gigih dengan segala kondisi yang ada di tengah bangsa kita. Masalah kebencanaan, permasalahan ekonomi dan lain sebagainya. Tentu kita harus gigih agar kita bisa kuat untuk mengatasi segala daya dan upaya dan optimis agar bangsa kita bisa maju," katanya.
Ketiga, berempati. Rico menilai empati menjadi fondasi penting karena masih banyak masyarakat yang membutuhkan perhatian.
"Penting bagi kita semuanya. Sumber empati kita begitu banyak. Masyarakat kita masih membutuhkan perhatian. Adik-adik kita bahkan juga masih banyak anak-anak kita yang belum bersekolah. Jadi, empati kita ini harus bisa dipupuk dengan baik," ucapnya.