3 Pesan Rico Waas untuk Pemuda Medan di Hari Sumpah Pemuda

Wali Kota Medan Rico Waas memaknai Sumpah Pemuda dengan nilai patriotik, gigih, dan berempati untuk menjawab tantangan serta harapan kepemudaan.
Patriotisme dimulai dari mengenal kota dan tanah kelahiran, kegigihan diperlukan menghadapi bencana serta ekonomi, sementara empati penting bagi masyarakat dan anak-anak yang membutuhkan perhatian.
Rico menyebut pemuda sebagai calon pemimpin menuju Indonesia Emas dan mengajak mereka aktif membangun Medan melalui kreativitas, pendidikan, budaya, kesehatan, infrastruktur, serta karya inovatif.
Medan, IDN Times - Wali Kota Medan, Rico Waas, memaknai peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini dengan tiga kata kunci yaitu patriotik, gigih, dan berempati. Menurutnya, tema tersebut sudah mengakomodasi seluruh tantangan dan harapan kepemudaan saat ini.
"Harapan di Hari Sumpah Pemuda, pesannya sesuai tahun ini ada sebutan ataupun tagline itu patriotik, gigih, dan berempati. Saya rasa sudah mengakomodasi banyak hal untuk kepemudaan kita," ujar Rico, pada Rabu (28/10/2026).
1. Rico menilai patriotik berarti kecintaan terhadap tanah air yang dimulai dari hal paling dekat

Wali Kota Medan, Rico Waas Sapa Warga di Masjid Al Hijrah, Kompleks BTN, Kelurahan Besar, Kota Medan (Dok. Diskominfo Medan) Rico menjelaskan, nilai patriotik berarti kecintaan terhadap tanah air yang dimulai dari hal paling dekat, yakni mengenal tanah kelahiran dan kotanya sendiri.
"Bagaimana kita dapat berpatriotik, kecintaan kita kepada tanah air, mengenal kembali tanah air kita, mengenal kembali tanah kelahiran kita, kota kita. Apabila kita sudah mengenal itu, sifat patriotik ini ada keinginan untuk membela, untuk membangun bangsanya. Itu dari sifat pemuda," jelasnya.
Kedua, gigih. Di tengah berbagai persoalan bangsa, mulai dari kebencanaan hingga tantangan ekonomi, pemuda dituntut untuk tidak mudah menyerah.
"Gigih dengan segala kondisi yang ada di tengah bangsa kita. Masalah kebencanaan, permasalahan ekonomi dan lain sebagainya. Tentu kita harus gigih agar kita bisa kuat untuk mengatasi segala daya dan upaya dan optimis agar bangsa kita bisa maju," katanya.
Ketiga, berempati. Rico menilai empati menjadi fondasi penting karena masih banyak masyarakat yang membutuhkan perhatian.
"Penting bagi kita semuanya. Sumber empati kita begitu banyak. Masyarakat kita masih membutuhkan perhatian. Adik-adik kita bahkan juga masih banyak anak-anak kita yang belum bersekolah. Jadi, empati kita ini harus bisa dipupuk dengan baik," ucapnya.
2. Rico sebut anak muda merupakan calon pemimpin bangsa

Wali Kota Medan Rico Waas (IDN Times/Indah Permata Sari) Menurut Rico, anak muda merupakan calon pemimpin bangsa yang akan menentukan arah Indonesia menuju Indonesia Emas.
"Anak muda kita merupakan calon pemimpin bangsa kita. Dari sinilah kita memupuk anak-anak kita nanti agar menuju Indonesia Emas 100 tahun Indonesia, kita menjadi negara yang kuat," ujarnya.
Ia meminta pemuda untuk tetap optimistis. Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto telah mendorong semangat bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang hebat dan kuat.
"Kadang-kadang kita merasa mungkinkah kita bisa menjadi negara yang maju dan kuat? Bisa. Yakinlah, kita harus optimistis untuk hal itu. Bapak Presiden Prabowo telah mendorong dan memberikan semangat kita semuanya agar kita percaya bahwa bangsa kita hebat dan kuat. Dan kita sedang melangkah ke sana," tegasnya.
3. Ajak pemuda bangun Medan

Wali Kota Medan Rico Waas (IDN Times/Indah Permata Sari) Lebih lanjut, Rico Waas menekankan pentingnya peran pemuda dalam pembangunan, khususnya Kota Medan. Ia menyebut pemuda memiliki kreativitas dan energi untuk mendorong berbagai sektor.
"Sekali lagi, pemuda akan menjadi pemimpin-pemimpin bangsa kita dan memiliki segala daya upaya, kreativitas, kegiatan-kegiatan bagaimana mendorong masyarakat lebih luas lagi ikut membangun bangsa kita," katanya.
Rico mengajak anak muda untuk terlibat aktif dengan semangat Medan untuk semua, semua untuk Medan.
"Saya selalu sampaikan, Medan ini kita semua untuk Medan, Medan untuk semua. Jadi, anak muda mari kita berperan bersama dalam segala hal. Dunia kreatif bisa, pembangunan, infrastruktur, pendidikan, kebudayaan, kesehatan," ujarnya.
Dia juga menyoroti banyaknya karya dan penemuan hebat yang lahir dari anak muda saat ini, termasuk melalui berbagai perlombaan.
"Zaman sekarang bahkan kita melakukan perlombaan, kita melihat juga banyak anak muda yang telah menemukan penemuan yang sangat baik sekali. Ini adalah salah satu keinginan kita. Anak muda memiliki kesempatan untuk berkarya untuk kotanya. Ini harapan kami agar anak muda bisa terberdayakan," pungkasnya.





















