Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Sudah 80 Musisi Daftar di Anugerah Musik Medan 2023
Kadis Pariwisata Kota Medan Yudha Setiawan berbicara soal Anugerah Musik Medan 2023, Sabtu (1/10/2023) (IDN Times/Doni Hermawan)

Medan, IDN Times- Medan adalah kota yang telah terbukti mampu menghasilkan musisi dengan nilai saing hingga kancah internasional. Untuk itu Pemerintah Kota Medan memberikan dukungannya untuk musisi Medan agar konsisten terus menelurkan karyanya. Salah satunya dengan pelaksanaan Anugerah Musik Medan (AMM) 2023.

"Ajang Anugerah Musik Medan ini jadi penghargaan tertinggi buat musisi Medan. Baru pertama kali dilakukan. Kita menduplicate dari Anugerah Musik Indonesia. Bedanya sekupnya lokal," kata Ketua DPC PAPPRI Medan Sayed Faisal dalam konferensi pers AMM 2023 di Kopi Jolo, Jalan Cik Ditiro Medan, Sabtu (30/9/2023) malam.

1. Penghargaan agar musisi Medan lebih dihargai dan bersemangat untuk berkarya

Ketua DPC PAPPRI Medan Sayed Faisal berbicara soal Anugerah Musik Medan 2023 (IDN Times/Doni Hermawan)

Sayed menambahkan, pelaksanaan kegiatan PAPPRI menyatu ke pemerintah di setiap daerah. Lantaran tanpa dukungan pemerintah program-program musisi lokal tidak akan berjalan.

"AMM ini salah satu program dengan awarding tertinggi kepada musisi Medan. Melalui award ini, bisa memberi penghargaan yang lebih tinggi ke musisi. Sehingga musisi lokal bisa merasa lebih dihargai, sehingga lebih semangat untuk membangun kreativitas di Medan," tuturnya.

Apalagi, sambung Sayed, sekarang berkarya lebih gampang untuk mencari income melalui platform digital.

2. Sudah 80 musisi mendaftar dan pendaftaran masih dibuka hingga 15 Oktober 2023

Konferensi pers Anugerah Musik Medan 2023 (Dok.Pappri Medan)

Sayed menjelaskan, sejak pendaftaran dibuka pada Mei 2023 lalu, sudah 80 musisi mendaftarkan karyanya. Hingga penutupan pendaftaran 15 Oktober 2023. Panitia berharap mendapatkan minimal 100 musisi.

"Syarat mendaftar AMM ini adalah musisi dengan KTP Medan, jadi saat ini kita terbentur dengan sistem administrasi. Tidak sedikit musisi kecewa dengan syarat ini, karena banyak musisi dari luar yang tertarik ikut serta, " bebernya.

Nantinya para nominasi yang terpilih akan menampilkan karyanya lewat pre event yang akan digelar. "Ada dua pre event yang kita gelar. Jadi musisi yang masuk nominasi akan membawakan karyanya. Jadi kita bisa tahu itu karya orisinal dia atau bukan," tambahnya.

3. Ada 15 kategori, dikurasi oleh musisi berpengalaman

Konser Dewa 19 di Pardede Hall Medan, Sabtu (11/2/2023) (IDN Times/Arifin Al Alamudi)

Ada 15 kategori musik, di antaranya pop, rock, balad, tradisional serta musik cadas. Karya-karya yang disubmit akan dinilai oleh kurator dari PAPPRI dan luar PAPPRI. Antara lain Hansen Teo, Teuku Rio juga jurnalis Yogi Yuwasta.

"Dan ditahap penyaringan akan dinilai oleh PAPPRI pusat, antara lain Dicky Dharmawan, Marshel, Andre Hehanusa. Once Mekel pun akan memberikan pendapatnya," ucap Sayed.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan, Yuda P Setiawan mengatakan AMM 2023 adalah pemberian apresiasi Wali Kota Medan untuk musisi atau pencipta lagu di Medan.

"Wali kota beri kesempatan kepada pelaku kreatif lainnya untuk bersaing di tingkat nasional dan internasional. Dan terimakasih kasih kepada PAPPRI sehingga kegiatan akan terlaksana pada 10 hingga 12 November 2023," pungkasnya.

Musisi indie ber-KTP Medan, bisa langsung submit karyanya melalui website www.amm-awards.com, atau bisa dapatkan informasi melalui media sosial amm.awards atau kanal website resmi Dinas Pariwisata Kota Medan.

Editorial Team

Related Article