Sejumlah siswa SD Negeri 047174 mengikuti belajar mengajar saat erupsi Gunung Sinabung di Desa Kutarayat, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Selasa (1/9/2026). Pusat Vulcanologi dan Mitigasi Bencana Geologi menyampaikan bahwa tingkat aktivitas Gunung Sinabung berada di level III atau siaga sehingga masyarakat dan wisatawan agar tidak melakukan aktivitas di desa yang sudah direlokasi. (ANTARA FOTO/Yudi Manar)
Bobby mengatakan kelayakan tempat pengungsian menjadi bagian penting dalam proses evakuasi. Pemerintah tidak ingin kondisi posko justru membuat warga memilih kembali ke rumah meski ancaman erupsi masih ada.
"Tadi yang disiapkan, kita pastikan yang di sini fasilitasnya dulu, karena kita tidak ingin masyarakat yang ngungsi di sini merasa tidak nyaman terus tiba-tiba langsung kembali ke rumah. Ini yang kita pastikan, baik dari fasilitas tempat mereka tidur, air, toilet, dan juga makannya," ucap Bobby Nasution.
Pemprov Sumut kemudian menstandardisasi fasilitas tempat tidur, termasuk memastikan tersedianya tikar dan selimut. Pasokan air bersih juga diperhatikan, sementara penerangan ditambah dan kebersihan toilet serta fasilitas sanitasi ditingkatkan. Makanan dan minuman bagi pengungsi turut dipastikan tersedia, dengan armada pendukung disiagakan untuk mendistribusikan kebutuhan pokok.
Tidak hanya kebutuhan sehari-hari, pemerintah juga menyiapkan dukungan untuk aktivitas warga selama mengungsi. Bus khusus akan disediakan untuk mengangkut anak-anak sekolah yang terdampak evakuasi.