Banda Aceh, IDN Times - Sumatra Environmental Initiative (SEI) mengungkap dugaan keterlibatan tujuh sekolah di Aceh dalam jaringan tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Sekolah itu bertugas merekrut calon pekerja untuk dipekerjakan di kapal perikanan berbendera asing secara ilegal.
Temuan tersebut diperoleh dari hasil riset dan investigasi yang dilakukan SEI. Peneliti SEI, Crisna Akbar, mengatakan sekolah-sekolah itu tidak hanya diduga berperan sebagai perekrut, tetapi juga terindikasi melakukan pemalsuan dokumen kelulusan guna memuluskan proses pemberangkatan calon pekerja migran.
“Hasil penelusuran dan investigasi kami, ada enam sekolah di wilayah pantai timur dan satu di pantai barat yang terindikasi,” kata Crisna dalam diskusi di Sekretariat Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Banda Aceh, Selasa (30/6/2026).
