Mobil BYD DM 1 diuji melewati jalur tanjakan Berastagi, Sumatra Utara (dok.BYD)
Para peserta merasakan kombinasi motor listrik sebagai penggerak utama dan mesin yang bekerja secara cerdas sebagai pendukung untuk menghasilkan energi saat dibutuhkan, terutama dalam perjalanan jarak jauh maupun kondisi jalan yang lebih menantang. Karakter jalan rural juga memberikan kesempatan untuk memperlihatkan bagaimana sistem dual mode BYD dapat beradaptasi secara otomatis melalui berbagai mode penggerak sesuai kebutuhan perjalanan.
Salah satu keunggulan utama teknologi BYD DM terletak pada kemampuan perpindahan tenaga yang berlangsung mulus tanpa hentakan, sehingga memberikan kenyamanan lebih baik dalam perjalanan harian di area perkotaan maupun perjalanan jarak jauh. Karakter berkendara ini menjadi semakin relevan di Indonesia yang memiliki kondisi lalu lintas dinamis dengan kombinasi stop-and-go traffic, jalur antar kota, hingga medan dengan elevasi beragam.
Kenyamanan perjalanan juga diperkuat melalui kabin dengan tingkat kebisingan rendah (low NVH), memungkinkan pengalaman berkendara yang lebih tenang bagi seluruh penumpang. Pendekatan ini menjadi penting terutama untuk perjalanan keluarga maupun penggunaan dengan intensitas tinggi, dimana kenyamanan kabin menjadi salah satu faktor utama dalam mobilitas sehari-hari.
Di sisi lain, teknologi BYD DM juga menghadirkan efisiensi energi tinggi melalui sistem manajemen energi cerdas yang mampu mengatur distribusi tenaga secara optimal sesuai kebutuhan perjalanan. Teknologi ini turut didukung oleh Blade Battery milik BYD yang telah dirancang untuk menghadapi berbagai kondisi penggunaan dan temperatur, termasuk iklim tropis dengan suhu dan kelembaban tinggi seperti di Indonesia.
Teknologi DM generasi terbaru bahkan mampu menghadirkan konsumsi bahan bakar hingga 65 km/liter. Dari hasil media challenge, terpilih tiga pemenang dengan efisiensi energi terbaik. Usai finish lagi di Medan, Mobil terbaik pertama hanya perlu membeli 1,89 liter dengan biaya Rp23.814 dan mengonsumsi energi listrik 7,1 kwh. sehingga biaya yang dibutuhkan hanya Rp36.661 rupiah. Mobil terbaik kedua hanya membeli 1,08 liter dengan Harga Rp13.608 dengan menghabiskan energi listrik 13,0 kwh sehingga membutuhkan Rp36.995. Sementara terbaik ketiga hanya mengisi bensin 1,11 liter dengan biaya Rp13.986 dan mengonsumsi energi listrik 13,5 kwh Rp24.376 sehingga total biaya hanya Rp38.362
.