Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Seberapa Irit BYD Dual Mode di Jalur Medan–Berastagi? Ini Hasilnya
Mobil BYD DM 1 diuji melewati jalur tanjakan Berastagi, Sumatra Utara (dok.BYD)
  • BYD Indonesia menguji teknologi Dual Mode (EV+Hybrid) di rute Medan–Berastagi untuk menunjukkan efisiensi dan adaptabilitas kendaraan dalam berbagai kondisi jalan di Sumatra Utara.
  • Melalui roadshow ini, BYD ingin memperkenalkan langsung fleksibilitas powertrain DM yang mampu menyesuaikan performa antara motor listrik dan mesin bensin sesuai kebutuhan perjalanan masyarakat Indonesia.
  • Hasil uji efisiensi menunjukkan biaya perjalanan sekitar Rp36 ribuan untuk 150 km, menegaskan kemampuan BYD DM menghadirkan konsumsi energi hemat dan pengalaman berkendara nyaman di berbagai medan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Medan, IDN Times- Perusahaan mobil listrik BYD resmi menghadirkan Dual Mode (DM) Technology di Indonesia pada Mei lalu. DM kombinasi EV+Hybrid kini diuji di Sumatra Utara. Setelah diperkenalkan di Jakarta, BYD Indonesia menghadirkan BYD DM Technology Roadshow di Medan. Lewat kegiatan ini peserta yang terdiri dari para jurnalis dan konten kreator diajak menguji teknologi terbaru dari BYD DM.

Teknologi diuji mulai dari area perkotaan Medan, jalur antar kota, hingga kawasan dataran tinggi Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatra Utara, Selasa (1/6/2026).

“Kami memperkenalkan teknologi Dual Mode untuk kembali membuka babak baru pasar NEV di Indonesia. Kami melihat momentum pertumbuhan elektrifikasi yang sangat positif tidak hanya di Pulau Jawa, tetapi juga di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Sumatra Utara yang menunjukkan perkembangan yang sangat menjanjikan. Dalam dua tahun terakhir, pertumbuhan kendaraan listrik di Sumatra Utara meningkat tajam dan BYD turut menjadi salah satu katalisator utama yang mendorong percepatan adopsi kendaraan energi baru di wilayah ini," kata President Director PT BYD Motor Indonesia Eagle Zhao.

1. Diuji dengan rute perkotaan dan dataran tinggi

Mobil BYD DM 1 diuji melewati jalur tanjakan Berastagi, Sumatra Utara (dok.BYD)

Sumatra Utara dipilih karena merepresentasikan karakter mobilitas yang beragam di Indonesia. Tidak hanya didominasi perjalanan perkotaan, wilayah ini juga memiliki kombinasi jalur antar kota, kawasan rural, hingga rute dengan elevasi tinggi dan kontur jalan yang dinamis. Dalam kegiatan ini, peserta menempuh perjalanan dari BYD Arista Cemara, Medan menuju daerah Berastagi - Gundaling Farmstead kemudian lanjut eksplorasi daerah Pancur Batu hingga kembali lagi ke tengah kota Medan dengan total jarak tempuh sekitar 150 kilometer dan durasi perjalanan sekitar 6 jam. BYD menghadirkan Media Chalenge

Rute ini dipilih secara khusus untuk memberikan pengalaman menyeluruh mengenai bagaimana teknologi BYD DM mampu beradaptasi secara optimal dalam berbagai kondisi perjalanan. Melalui rangkaian perjalanan tersebut, peserta dapat merasakan secara langsung bagaimana teknologi BYD DM menjawab berbagai kebutuhan mobilitas modern, mulai dari efisiensi energi untuk penggunaan harian, fleksibilitas untuk perjalanan jarak jauh, hingga memberikan rasa tenang dalam berkendara melalui kombinasi teknologi elektrifikasi dan mesin yang bekerja secara cerdas sesuai kebutuhan perjalanan.

“Kami percaya Sumatra Utara ini memiliki potensi strategis untuk menjadi salah satu pusat pertumbuhan NEV seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap solusi mobilitas yang lebih efisien dan berkelanjutan. Karena itu, melalui teknologi DM, kami ingin menghadirkan solusi mobilitas yang dapat melengkapi pertumbuhan pasar NEV yang saat ini berkembang positif agar semakin meluas dan inklusif. Teknologi ini menawarkan fleksibilitas, efisiensi, dan kemudahan akses dan biaya operasional yang lebih relevan dengan kebutuhan dan daya beli masyarakat Indonesia, sehingga mampu menjangkau lebih banyak kebutuhan dan lapisan pasar di berbagai wilayah tanah air," tambah Eagle.

2. Teknologi flexible powertrain BYD bekerja dalam berbagai kondisi perjalanan

Mobil BYD DM 1 diuji melewati jalur tanjakan Berastagi, Sumatra Utara (dok.BYD)

Luther Panjaitan, Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia mengatakan, saat ini pasar mobil listrik di Sumatra Utara semakin diminati. Terbukti dengan penerimaan yang positif.

“Kami menghadirkan teknologi BYD DM di Medan agar masyarakat dapat merasakan langsung bagaimana flexible powertrain BYD bekerja dalam berbagai kondisi perjalanan yang dekat dengan kebutuhan mobilitas sehari-hari.Kami percaya pengenalan teknologi elektrifikasi tidak cukup hanya melalui spesifikasi produk, tetapi perlu dibuktikan melalui pengalaman berkendara secara langsung," kata Luther.

Melalui kegiatan ini, ,menurutnya BYD ingin menunjukkan bagaimana teknologi DM mampu beradaptasi secara optimal dalam berbagai situasi perjalanan masyarakat Indonesia sekaligus menghadirkan solusi mobilitas yang efisien, nyaman, dan relevan dengan kebutuhan pengguna.

"Sejalan dengan perkembangan jaringan BYD di berbagai kota serta pertumbuhan komunitas pengguna yang terus meningkat, kami berharap teknologi elektrifikasi dapat semakin dekat, mudah dipahami, dan dapat diakses oleh lebih banyak masyarakat di berbagai wilayah Indonesia,” ujar Luther.

3. Media challenge uji efisiensi energi

Mobil BYD DM 1 diuji melewati jalur tanjakan Berastagi, Sumatra Utara (dok.BYD)

Para peserta merasakan kombinasi motor listrik sebagai penggerak utama dan mesin yang bekerja secara cerdas sebagai pendukung untuk menghasilkan energi saat dibutuhkan, terutama dalam perjalanan jarak jauh maupun kondisi jalan yang lebih menantang. Karakter jalan rural juga memberikan kesempatan untuk memperlihatkan bagaimana sistem dual mode BYD dapat beradaptasi secara otomatis melalui berbagai mode penggerak sesuai kebutuhan perjalanan.

Salah satu keunggulan utama teknologi BYD DM terletak pada kemampuan perpindahan tenaga yang berlangsung mulus tanpa hentakan, sehingga memberikan kenyamanan lebih baik dalam perjalanan harian di area perkotaan maupun perjalanan jarak jauh. Karakter berkendara ini menjadi semakin relevan di Indonesia yang memiliki kondisi lalu lintas dinamis dengan kombinasi stop-and-go traffic, jalur antar kota, hingga medan dengan elevasi beragam.

Kenyamanan perjalanan juga diperkuat melalui kabin dengan tingkat kebisingan rendah (low NVH), memungkinkan pengalaman berkendara yang lebih tenang bagi seluruh penumpang. Pendekatan ini menjadi penting terutama untuk perjalanan keluarga maupun penggunaan dengan intensitas tinggi, dimana kenyamanan kabin menjadi salah satu faktor utama dalam mobilitas sehari-hari.

Di sisi lain, teknologi BYD DM juga menghadirkan efisiensi energi tinggi melalui sistem manajemen energi cerdas yang mampu mengatur distribusi tenaga secara optimal sesuai kebutuhan perjalanan. Teknologi ini turut didukung oleh Blade Battery milik BYD yang telah dirancang untuk menghadapi berbagai kondisi penggunaan dan temperatur, termasuk iklim tropis dengan suhu dan kelembaban tinggi seperti di Indonesia.

Teknologi DM generasi terbaru bahkan mampu menghadirkan konsumsi bahan bakar hingga 65 km/liter. Dari hasil media challenge, terpilih tiga pemenang dengan efisiensi energi terbaik. Usai finish lagi di Medan, Mobil terbaik pertama hanya perlu membeli 1,89 liter dengan biaya Rp23.814 dan mengonsumsi energi listrik 7,1 kwh. sehingga biaya yang dibutuhkan hanya Rp36.661 rupiah. Mobil terbaik kedua hanya membeli 1,08 liter dengan Harga Rp13.608 dengan menghabiskan energi listrik 13,0 kwh sehingga membutuhkan Rp36.995. Sementara terbaik ketiga hanya mengisi bensin 1,11 liter dengan biaya Rp13.986 dan mengonsumsi energi listrik 13,5 kwh Rp24.376 sehingga total biaya hanya Rp38.362

.

Editorial Team

Related Article