Medan, IDN Times – Hari Raya Idul Adha identik dengan aneka hidangan lezat berbahan daging kurban. Mulai dari sate, rendang, gulai kambing, semur, hingga sup daging menjadi menu favorit yang selalu hadir saat momen Lebaran Haji.
Di Indonesia, daging kurban yang paling sering dikonsumsi biasanya berasal dari sapi dan kambing. Keduanya sama-sama kaya protein dan bisa diolah menjadi berbagai masakan menggugah selera. Namun, tak sedikit orang yang masih bingung memilih mana yang lebih sehat untuk dikonsumsi.
Pertanyaan seputar kandungan nutrisi, kadar lemak, hingga kolesterol pada daging sapi dan kambing juga kerap muncul, terutama bagi penderita kolesterol tinggi atau mereka yang sedang menjaga pola makan sehat.
Sebagian orang menganggap daging kambing memiliki kolesterol lebih tinggi dibanding daging sapi. Padahal, faktanya tidak selalu demikian. Kandungan gizi pada kedua jenis daging ini bisa berbeda tergantung bagian daging, cara pengolahan, hingga jumlah konsumsi.
Lalu, sebenarnya mana yang lebih tinggi kolesterol? Daging sapi atau kambing? Simak penjelasan lengkap mengenai kandungan nutrisi dan perbandingan kedua daging kurban ini sebelum memilih menu favorit saat Idul Adha.
