Aksi tawuran terjadi di Lingkungan II Kelurahan Belawan Sicanang, Medan Belawan. Kelompok tawuran yang diketahui berasal dari Pulau Ambon masuk ke kampung Sicanang sekitar pukul 01.00 WIB.
Kebetulan rumah eks polisi bernama Horas Hutauruk berada di pinggir jalan. Di tempat itu juga sering menjadi tongkrongan anak-anak muda.
"Anak muda sekitar lingkungan saya memang sering ngumpul di sini, tapi bukan untuk tawuran. Mereka masih anak sekolah, ngumpul sebatas kumpul. Namun berhubung pernah sebelum terjadi clash, jadi datang massa dari Pulau Ambon, disambut oleh anak-anak ini. Sehingga terjadi perkelahian antara dua kubu," cerita Horas, Selasa (7/4/2026).
Anak-anak yang berada di kampungnya tak dapat membendung serangan dari kelompok Pulau Ambon. Akhirnya mereka lari bahkan ada yang terluka. Namun Horas kaget ketika kelompok tawuran itu justru menjarah warung dan rumahnya.
"Menurut penilaian saya selama pernah bertugas sepanjang lebih dari 20 tahun di kepolisian, saya punya insting, saya punya feeling, bahwa aksi tawuran ini ada aktor intelektual di baliknya. Korban memang banyak jatuh anak-anak sini, kena bacok, kena panah, kena lempar. Tapi yang paling sadis, kenapa jadi rumah saya yang kena imbasnya juga?," lanjut eks Polri itu.