Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Perang Koin Berujung Pornoaksi, Host Live TikTok di Sumut Dicokok Polisi
(Ilustrasi pornografi) IDN Times/Sukma Shakti
  • Polda Sumut menangkap SR alias RR yang diduga mengelola siaran TikTok bermuatan pornografi melalui permainan perang koin.

  • Aktivitas tersebut berlangsung selama tiga bulan dan menghasilkan keuntungan lebih dari Rp80 juta bagi SR.

  • Penyidik masih memburu para talent serta menelusuri aliran dana dan pembagian hasil dari siaran tersebut.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
tiga bulan

SR menjalankan siaran langsung di TikTok dan memperoleh keuntungan lebih dari Rp80 juta.

25/10/2026

Tim siber menangkap SR di kediamannya di Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang. Polisi menyita telepon seluler yang digunakan untuk mengoperasikan akun TikTok.

29/10/2026

Direktur Reserse Siber Polda Sumut Kombes Bayu Wicaksono menyampaikan keterangan mengenai modus siaran dan keuntungan SR.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Polda Sumut membongkar siaran langsung TikTok bermuatan pornografi dan menangkap SR alias RR.
  • Who?
    SR alias RR, sejumlah perempuan sebagai talent, serta Direktorat Reserse Siber Polda Sumut.
  • Where?
    Siaran dilakukan melalui platform TikTok, sedangkan SR ditangkap di Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang.
  • When?
    SR ditangkap pada Minggu (25/10/2026). Keterangan kasus disampaikan pada Kamis (29/10/2026).
  • Why?
    Konten dan tantangan tersebut dirancang untuk memancing penonton menyumbang koin serta hadiah virtual.
  • How?
    SR menjadi host, melibatkan talent, dan menggunakan permainan perang koin dengan hukuman bagi peserta yang mendapat saweran paling sedikit.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Polisi menangkap seorang pria bernama SR karena diduga membuat siaran TikTok yang tidak pantas. Ia mengajak beberapa perempuan ikut bermain tantangan perang koin. Orang yang mendapat koin paling sedikit diberi hukuman. Polisi masih mencari para perempuan itu dan memeriksa uang hasil siaran tersebut.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pengungkapan kasus ini menunjukkan patroli siber Polda Sumut bekerja mendeteksi penyalahgunaan platform digital. Penangkapan SR juga diikuti penyelidikan terhadap talent, aliran dana, dan pembagian hasil. Langkah tersebut membuat penanganan tidak berhenti pada satu orang, tetapi turut menelusuri mekanisme siaran dan keuntungan yang diperoleh.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Medan, IDN Times – Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Sumut membongkar sindikat asusila berbalut siaran langsung (live) di platform TikTok. Seorang pria berinisial SR alias RR diringkus kepolisian. Ia diduga kuat mengelola akun yang mempertontonkan konten bermuatan pornografi lewat kedok permainan atau challenge.

Praktik culas ini juga diduga menggemukkan rekening pelaku. Hanya dalam kurun waktu tiga bulan, sang pemandu siaran (host) berhasil menangguk untung hingga puluhan juta rupiah.

1. Perang koin berujung buka-bukaan, host paksa 'talent' lakukan tantangan

Ilustrasi media sosial (pexels.com/cottonbro studio)

Dalam menjalankan bisnis haramnya, SR tidak bekerja sendirian. Ia bertindak sebagai otak sekaligus host, lalu melibatkan sejumlah perempuan yang dipekerjakan sebagai talent.

Modus yang dipakai adalah permainan ‘perang koin’. Peserta dengan koin atau saweran paling sedikit akan dijatuhi hukuman.

“Akun dikelola tersangka berinisial SR alias RR berjenis kelamin pria. Ia menjadi host dan melakukan siaran langsung dengan membuat challenge kepada para talent,” ungkap Direktur Reserse Siber Polda Sumut Kombes Bayu Wicaksono di Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026).

Aturan mainnya kotor. Hukuman bagi talent yang kalah disepakati mengarah pada tindakan vulgar yang menabrak unsur pornografi. Aksi ini sengaja dirancang untuk memancing hasrat penonton agar terus menyumbang koin dan hadiah virtual (gift).

2. Tiga bulan beraksi, pelaku kantongi untung Rp80 juta

ilustrasi uang dalam dompet (pexels.com/Jakub Zerdzicki)

Semakin vulgar tantangannya, tayangan itu makin laku keras. Lonjakan penonton berbanding lurus dengan derap hadiah virtual yang bisa dicairkan menjadi uang tunai.

Bayu membeberkan, aktivitas mesum ini sudah dijalankan SR selama tiga bulan. Keuntungan yang diraupnya tak main-main.

“Selama tiga bulan melakukan live di TikTok, yang bersangkutan memperoleh keuntungan Rp80 juta lebih, dengan perhitungan 310 USD per harinya,” beber Bayu.

Sepak terjang SR akhirnya terendus oleh patroli tim siber. Pelaku disergap di kediamannya di Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, pada Minggu (25/10/2026). Dari tangannya, polisi menyita telepon seluler yang dipakai untuk mengoperasikan akun TikTok tersebut.

3. Polisi buru perempuan 'talent' dan telusuri aliran dana

Ilustrasi borgol. (IDN Times/Mardya Shakti)

Penangkapan SR bukan ujung dari kasus ini. Penyidik masih terus memburu keberadaan para perempuan yang bersedia tampil sebagai talent dalam siaran panas tersebut.

Aliran dana dan skema pembagian hasil antara tersangka dan para talent juga tengah dibongkar. “Mengenai keuntungan yang diperoleh para talent, juga masih diselidiki,” tegas Bayu.

Menyikapi temuan ini, Polda Sumut mewanti-wanti masyarakat untuk tidak menyalahgunakan platform digital. Penegakan hukum akan terus menyasar kreator-kreator nakal yang meraup untung dari konten yang melanggar hukum dan kesusilaan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article