Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kucing Tidak Suka Minum, Mitos atau Fakta?

Kucing Tidak Suka Minum, Mitos atau Fakta?
ilustrasi kitten liar makan (pexels.com/等等 等)
Share Article

Pernah mendengar bahwa kucing tidak suka minum air? Banyak pemilik kucing percaya bahwa asupan cairan mereka cukup terpenuhi melalui makanan basah atau makanan kaleng. Namun, apakah itu cukup?

Faktanya, kucing memang cenderung kurang minum air atau hanya minum dalam jumlah kecil. Mereka sering berhenti minum ketika merasa kebutuhan air hariannya sudah terpenuhi.

Padahal, kucing memerlukan hidrasi yang cukup untuk kesehatan tubuh mereka. Walaupun makanan basah mengandung lebih banyak air daripada makanan kering, hal ini belum mencukupi kebutuhan cairan secara optimal.

Dalam beberapa tahun terakhir, kepemilikan hewan peliharaan, terutama kucing, terus meningkat di Indonesia. Berdasarkan survei Rakuten Insight Global tahun 2021, 47% penduduk Indonesia memelihara kucing, menjadikannya hewan peliharaan yang populer.

Survei lain dari Consumer Report Indonesia 2023 oleh Standard Insights menunjukkan bahwa 68,76% masyarakat Indonesia memelihara kucing, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan jenis hewan peliharaan lainnya. Berikut beberapa fakta soal kucing yang perlu diketahui:

1. Segini kebutuhan air minum kucing

ilustrasi kucing minum susu (pexels.com/Alex StaxmiPhoto)
ilustrasi kucing minum susu (pexels.com/Alex StaxmiPhoto)

Survei oleh Reasense, divisi riset SEQARA Communications, mengungkapkan bahwa 72,2% pemilik kucing menyajikan air dalam mangkuk biasa, 13,3% menggunakan dispenser manual, dan 7,8% menggunakan dispenser otomatis. Hanya 27,8% kucing yang minum habis dalam waktu kurang dari sehari, sementara yang lainnya membutuhkan lebih dari sehari untuk menghabiskan airnya.

Menurut drh. Alian Fumia dari klinik Al-Husna Cat Care, kebutuhan minum sangat penting untuk mencegah berbagai masalah kesehatan seperti batu ginjal, menjaga kesehatan kulit, dan mendukung pencernaan.

Dokter Al menjelaskan bahwa kebutuhan minum kucing dapat dihitung dengan mengalikan berat badan kucing (dalam kilogram) dengan 60 ml. Jadi, kucing dengan berat 1 kg membutuhkan sekitar 60 ml air per hari.

2. Risiko Kurang Minum: FLUTD dan FUS

ilustrasi kucing sedang menjilat kakinya (pexels.com/Pixabay)
ilustrasi kucing sedang menjilat kakinya (pexels.com/Pixabay)

Kekurangan cairan dalam tubuh dapat memicu gangguan saluran kemih pada kucing, seperti FLUTD (Feline Lower Urinary Tract Disease) dan FUS (Feline Urologic Syndrome). Selain kurang hidrasi, faktor seperti stres, obesitas, atau cacat bawaan juga berkontribusi.

Stres dapat dipicu oleh banyak hal, termasuk perubahan lingkungan, kehadiran anggota keluarga baru, hingga penataan ulang rumah. Pencegahan stres pada kucing salah satunya adalah kontrol ektoparasit melalui pemberian obat tetes kutu rutin.

Dokter Al menjelaskan bahwa tanda-tanda awal gangguan kemih bisa terlihat dari perilaku kucing yang sering berpindah tempat saat buang air atau menunjukkan tanda-tanda infeksi seperti air seni berwarna merah. Jika terjadi perubahan perilaku, segera konsultasikan ke dokter hewan.

3. Air bersih yang segar dan makanan berkualitas untuk mencegah stres

ilustrasi kucing sedang makan (pexels.com/Ralph)
ilustrasi kucing sedang makan (pexels.com/Ralph)

Sama seperti manusia, kucing juga memiliki kebutuhan dasar yang harus dipenuhi agar dapat hidup sehat dan bahagia. Air bersih yang segar serta makanan berkualitas tinggi yang kaya nutrisi menjadi kunci utama bagi kesejahteraan mereka.

Lingkungan yang bersih dan bebas stres sangat penting untuk kesehatan mental kucing, begitu pula perhatian terhadap kebutuhan emosionalnya, seperti menyediakan tempat bermain yang aman dan menjadwalkan waktu bermain secara rutin.

Stres yang berkepanjangan pada kucing dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan, mulai dari gangguan pencernaan hingga penurunan imunitas.

Selain itu, pemilik kucing juga perlu memperhatikan aspek kesehatan lainnya, seperti vaksinasi dan pemberian obat cacing secara rutin, grooming, pemeriksaan mata dan telinga, serta menjaga kebersihan kotak pasir (litter box) agar kucing nyaman saat buang air besar (pup) dan buang air kecil (pip).

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Indah Permata Sari
EditorIndah Permata Sari

Latest News Sumatera Utara

See More

Desa Hamparan Perak Siap Lawan Stunting dengan Kelengkapan Alat Posyandu

26 Jun 2026, 21:00 WIBNews