Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Jelang Lebaran, Sumut Perketat Pengawasan Harga Pangan

Jelang Lebaran, Sumut Perketat Pengawasan Harga Pangan
ilustrasi pasar tradisional (unsplash.com/Devi Puspita Amartha Yahya)

Medan, IDN Times - Menjelang Idul Fitri 2026, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mulai tancap gas menjaga stabilitas harga bahan pokok. Upaya ini dilakukan melalui pengawasan intensif hingga operasi pasar di berbagai daerah.

Langkah tersebut diambil untuk memastikan pasokan tetap aman sekaligus menjaga daya beli masyarakat di tengah potensi lonjakan permintaan menjelang hari besar keagamaan.

Pelaksana Harian Kadis Perindag ESDM Sumut, Yosi Sukmono, mengklaim tren harga saat ini mulai menunjukkan kondisi yang lebih terkendali.

1. Harga mulai terkendali, stok dipastikan aman

ilustrasi pasar (pexels.com/Rizky Rianto)
ilustrasi pasar (pexels.com/Rizky Rianto)

Pemprov Sumut mencatat sejumlah komoditas mulai menunjukkan tren positif. Harga hortikultura disebut mulai turun dan lebih rasional, sementara daging sapi relatif stabil.

“Tren harga hortikultura telah menunjukkan penurunan dan lebih rasional, sementara daging sapi relatif terkendali melalui koordinasi dengan Bulog dan produsen lokal,” ujar Yosi.

Koordinasi lintas sektor dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok tetap aman hingga Lebaran.

2. Operasi pasar digelar di sejumlah daerah untuk memastikan distribusi pangan merata

operasi pasar, cabai rawit, cabai merah, tpid jateng
Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Jawa Tengah melakukan operasi pasar cabai di sejumlah pasar tradisional di Solo dan Semarang, Rabu (10/12/2025). (dok. TPID Jateng)

Untuk menjaga stabilitas harga, operasi pasar telah dilakukan di sejumlah wilayah seperti Asahan, Sibolga, hingga Padangsidimpuan.

Komoditas yang dijual meliputi beras, minyakita, gula pasir, dan telur ayam—bahan pokok yang paling banyak dibutuhkan masyarakat menjelang Lebaran.

Langkah ini akan terus diperluas ke daerah lain guna memastikan distribusi pangan tetap merata.

3. Pelaku usaha diingatkan tidak melakukan penimbunan

Operasi Pasar Ramadan penjualan Minyakita di Pasar Kebon Kembang Kota Bogor, Senin (10/3/2025). (Humas Pemkot Bogor).
Operasi Pasar Ramadan penjualan Minyakita di Pasar Kebon Kembang Kota Bogor, Senin (10/3/2025). (Humas Pemkot Bogor).

Pemprov juga mengingatkan pelaku usaha agar tidak melakukan penimbunan yang dapat memicu kenaikan harga.

“Tentu akan ada tindakan terhadap langkah-langkah seperti itu,” tegas Yosi.

Di sisi lain, masyarakat juga diminta tidak melakukan panic buying. Pemerintah memastikan stok pangan dalam kondisi cukup dan aman. “Belanja sesuai kebutuhan, tidak perlu panic buying,” tambahnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Arifin Al Alamudi
EditorArifin Al Alamudi
Follow Us

Latest News Sumatera Utara

See More

Harga Daging Ayam di Sumut Tembus Rp50 Ribu Per Kg, Ini Pemicu Utamanya

24 Feb 2026, 22:12 WIBNews