Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Ini Kata Pengurus SPPG Medan Kota usai Digeruduk Puluhan Warga

Ini Kata Pengurus SPPG Medan Kota usai Digeruduk Puluhan Warga
Deni selaku PIC SPPG Jalan Turi Kelurahan Sudirejo I, Kecamatan Medan Kota (IDN Times/Eko Agus Herianto)
Intinya Sih
  • Puluhan warga Jalan Turi, Medan Kota, memprotes Dapur MBG karena merasa hanya sedikit warga lokal yang diterima bekerja dibanding pelamar dari luar daerah.
  • Deni selaku PIC SPPG menegaskan penerimaan pekerja sudah sesuai juknis dengan lebih dari 30 persen berasal dari warga setempat dan membantah isu hanya tiga orang diterima.
  • Pihak SPPG berjanji mengevaluasi proses rekrutmen agar lebih mengakomodir aspirasi warga serta memastikan tenaga yang direkrut memiliki keahlian sesuai kebutuhan dapur.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Medan, IDN Times - Berbondong-bondong masyarakat Jalan Turi Kelurahan Sudirejo I, Medan Kota, menggeruduk Dapur MBG. Protes-protes mereka layangkan, terutama terkait regulasi penerimaan lowongan yang akan mulai bekerja 31 Maret 2026 nanti.

Puluhan masyarakat Jalan Turi protes karena Dapur MBG di dekat rumah mereka itu banyak menerima pekerja dari luar. Kecemburuan masyarakat datang, sebab mereka merasa hanya 3 dari 26 warga Jalan Turi yang diterima bekerja.

"Katanya ada 47 pekerja yang diterima, kalau masyarakat sini (Jalan Turi) kemarin yang melamar 26. Tapi cuma 3 yang diterima," keluh warga Jalan Turi yang juga melempar berkas lamaran di Dapur MBG bernama Wiwi Sihotang, Kamis (26/3/2026).

1. PIC SPPG Jalan Turi sebut sudah penuhi juknis penerimaan pekerja minimal 30 persen dari masyarakat setempat

Puluhan warga Medan Kota geruduk dapur MBG Jalan Turi (IDN Times/Eko Agus Herianto)
Puluhan warga Medan Kota geruduk dapur MBG Jalan Turi (IDN Times/Eko Agus Herianto)

Menyikapi permasalahan ini, Deni selaku PIC Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jalan Turi Sudirejo I, Medan Kota, angkat bicara. Ia menjelaskan bahwa saat massa datang, pihaknya tengah melakukan briefing untuk persiapan pembukaan dapur 31 Maret 2026 nanti.

"Agendanya hari ini, kan, kami pertemuan relawan untuk persiapan dapur di tanggal 31 Maret. Tapi warga setempat tidak terima. Kenapa tidak terima? Mereka ingin untuk pekerja dan relawannya harus semua dari orang sini," kata Deni kepada IDN Times, Kamis (26/3/2026).

Ia mengaku bahwa proses penerimaan pekerja sudah berjalan sesuai dengan petunjuk teknis (juknis). Bahkan Deni mengaku sudah menerapkannya dengan baik.

"Kita mengambil relawan ini berdasarkan juknis. Yang kita ambil warga sini sudah lebih dari 30 persen ke atas, bahkan hampir separuhnya, gitu. Tapi mereka ngotot tetap orang sini yang harus semuanya diambil," lanjutnya.

2. Deni: tak semua warga Jalan Turi yang mendaftar kerja di SPPG bisa diterima

Deni selaku PIC SPPG Jalan Turi Kelurahan Sudirejo I, Kecamatan Medan Kota (IDN Times/Eko Agus Herianto)
Deni selaku PIC SPPG Jalan Turi Kelurahan Sudirejo I, Kecamatan Medan Kota (IDN Times/Eko Agus Herianto)

Deni menepis kabar bahwa masyarakat Jalan Turi yang diterima bekerja di dapur MBG yang dikepalainya hanya berjumlah 3 orang. Ia mengatakan bahwa angka tersebut belum terbukti.

"Relawan di sini sudah 21 orang yang diterima untuk warga daerah Turi. Dari luar memang Ada. Total semua jadi 47. Sementara dari jalan Turi sudah 21 orang," aku Deni.

Ia menduga aksi masyarakat ini dipicu oleh adanya provokasi. Secara terbuka ia menyampaikan bahwa pihaknya tak bisa menerima semua warga Jalan Turi yang mendaftar.

"Karena mungkin ada provokator atau provokasi waktu saat penerimaan karyawan. Mereka mau menjadikan 26 orang (warga Jalan Turi) ini harus diterima semua. Kita kan juga enggak bisa begitu. Kita harus verifikasi lagi," jelasnya.

3. Janji evaluasi perubahan perekrutan relawan SPPG

SPPG di Jalan Turi Kota Medan (IDN Times/Eko Agus Herianto)
SPPG di Jalan Turi Kota Medan (IDN Times/Eko Agus Herianto)

Pantauan IDN Times, puluhan massa aksi pada pukul 12.00 WIB telah beranjak meninggalkan lokasi. Deni mengatakan bahwa pihaknya akan mengevaluasi proses penerimaan pekerja untuk mengakomodir aspirasi yang disampaikan warga.

"Ya mungkin kita perbaharui dan evaluasi lagi. Mungkin setelah kita evaluasi, nanti ada beberapa lagi yang mau kita rekrut dari warga setempat (lagi), begitu saja," jelas Deni.

Artinya, ada perubahan perekrutan relawan SPPG Jalan Turi, Sudirejo I. Deni menyebut bahkan pihaknya akan lebih selektif lagi. Sebab diakui Deni bahwa dalam prosesnya memang cukup berat.

"Di bagian-bagian tuh harus ada orang-orang yang ahli, yang bisa untuk menuntun pekerjaannya atau koordinasi. Di bagian yang masak juga harus ada (ahli). Jadi pekerja itu kan enggak sembarangan," pungkasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Doni Hermawan
EditorDoni Hermawan
Follow Us

Latest News Sumatera Utara

See More