Ilustrasi pertanian (IDN Times/Ervan Masbanjar)
Di sisi lain juga, dari jalur perdagangan berdampak karena banyak kebutuhan rempah-rempah dari luar negeri, contohnya dari Tiongkok diimpor ke Indonesia, seperti bawang bombai. Bahkan,untuk kebutuhan bawang putih, Indonesia juga masih mengandalkan negara lain.
“Ini memicu kenaikan harga kebutuhan di tengah masyarakat. Solusinya, Indonesia harus mampu untuk memenuhi kebutuhan pangan sendiri sehingga tidak perlu lagi mengandalkan negara lain,” ucapnya kembali.
Permasalahan di berbagai sektor, dampaknya turun merembes ke perbankan yang membuat angka kredit terganggu. “Kita sendiri belum kami lihat datanya tetapi informasi yang kami terima, sejak merebahnya virus corona, angka kredit di perbankan juga terganggu. Kita sangat berharap virus corona ini segera dapat diatasi,” jelasnya.
Semua persoalan yang terus mempengaruhi ekonomi adalah kepanikan masyarakat menghadapi berita-berita mengenai corona. Untuk mengatasi ini, ada lima kebijakan Bank Indonesia, seperti meningkatkan intensitas intervensi di pasar keuangan. Masalah yang terjadi belakangan, ikut berperan menimbulkan gejolak ekonomi adalah menurunnya harga minyak global