Harimau Masuk ke Kebun Raya Milik Universitas Pahlawan Bangkinang Riau

Pekanbaru, IDN Times - Seekor Harimau Sumatra menampakkan dirinya di Jalan Lingkar, Kota Bangkinang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Kemunculan 'si belang' itu, membuat warga sekitar ketakutan.
Kepala Bidang Teknis Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau Ujang Holisudin membenarkan adanya penampakan satwa liar yang dilindungi itu di daerah tersebut.
"Berdasarkan identifikasi dari sumber, benar bahwa satwa tersebut seekor Harimau Sumatra, yang merupakan satwa dilindungi," kata Ujang, Selasa (3/11/2026).
Atas hal tersebut, pihaknya melalui Resor Kampar telah berkoordinasi dengan warga setempat untuk bersama-sama melakukan mitigasi serta identifikasi di lapangan.
1. Jejak harimau mengarah ke kawasan Hutan Kebun Raya Universitas Pahlawan Bangkinang

Jejak harimau yang diperkirakan berusia remaja ditemukan yang mengarah ke kawasan Kebun Raya milik Universitas Pahlawan Bangkinang (IDN Times/ dok BBKSDA Riau) Dalam pengecekan di lapangan, dilanjutkan Ujang, pihaknya menemukan sejumlah jejak harimau yang baru dilalui. Dimana, harimau tersebut masuk ke dalam kawasan hutan Kebun Raya milik Universitas Pahlawan Bangkinang.
"Dari ukuran tapak kaki, diperkirakan harimau berusia remaja," lanjutnya.
"Kondisi kebun raya yang berupa semak belukar, sangat berpotensi menjadi tempat persembunyiannya," sambung Ujang.
2. Koordinasi dengan pihak kampus dan beri edukasi ke warga sekitar

Pihak BBKSDA Provinsi Riau saat berkoordinasi dengan pihak Universitas Pahlawan Bangkinang (IDN Times/ dok BBKSDA Riau) Atas temuan itu, pihak BBKSDA Provinsi Riau berkoordinasi dengan pihak Universitas Pahlawan Bangkinang.
"Lokasi penemuan jejak dikelilingi permukiman warga dan terdapat kandang ternak ayam dan kambing milik kampus," ucap Ujang.
Atas hal tersebut, sebagai langkah antisipasi keselamatan, tim juga memberikan edukasi dan sosialisasi kepada warga setempat serta pegawai Universitas Pahlawan Bangkinang agar berhati-hati dalam beraktivitas di luar rumah.
3. Pasang kamera trap, BBKSDA minta tidak melakukan aktivitas di area tersebut

ilustrasi kamera trap (commons.wikimedia.org/PJeganathan) Mengingat karakteristik lokasi dan potensi kemunculan kembali harimau tersebut, tim BBKSDA Provinsi Riau mengimbau warga didaerah tersebut dan pihak kampus, untuk sementara waktu tidak melakukan aktivitas atau survei ke dalam area Kebun Raya Universitas Pahlawan Bangkinang. Tujuannya, agar menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Disamping itu, tim BBKSDA Provinsi Riau juga melakukan pengambilan dokumentasi serta titik koordinat sebagai dasar untuk tindakan mitigasi lebih lanjut.
"Untuk mengetahui pergerakan harimau tersebut, tim memasang kamera trap dan melakukan penilaian risiko konflik satwa liar," pungkas Ujang.



















