Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Harga Cabai Merah di Medan Meroket  Jelang Idul Adha
Ilustrasi cabai merah keriting. (Dok. Bapanas)
  • Harga cabai merah di Medan melonjak hampir 100% dari Rp36.000 menjadi Rp70.000 per kg, tertinggi di Sumatra Utara menjelang Idul Adha.
  • Lonjakan harga dipicu permintaan mendadak dari luar kota seperti Langsa dan Kuala Simpang, bukan akibat gangguan distribusi atau pemadaman listrik.
  • Pengamat menilai kenaikan bersifat musiman dan harga diperkirakan stabil kembali setelah Idul Adha karena pasokan cabai tetap mencukupi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Jumat pekan lalu

Harga cabai merah di pasar induk Medan tercatat Rp36.000 per kg menurut data PIHPS.

awal pekan ini

Harga cabai merah di Medan melonjak menjadi Rp70.000 per kg, naik hampir 100% dibandingkan Jumat pekan lalu.

hari ini

Pedagang menyebut lonjakan harga dipicu permintaan mendadak dari luar kota menjelang Idul Adha, namun pasokan tetap cukup dan harga diperkirakan segera turun.

jelang Idul Adha

Pengamat ekonomi menilai kenaikan harga bersifat musiman akibat peningkatan permintaan untuk persiapan hari besar keagamaan.

kini

Harga cabai merah diperkirakan stabil setelah libur Idul Adha, dengan panen petani tidak terganggu jadwal libur panjang.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Harga cabai merah di Kota Medan melonjak hampir 100 persen, dari Rp36.000 menjadi Rp70.000 per kilogram pada awal pekan ini.
  • Who?
    Pedagang di Pasar Induk Lau Ci, pembeli besar dari Langsa dan Kuala Simpang, serta pengamat ekonomi Sumut Gunawan Benjamin.
  • Where?
    Kenaikan harga terjadi di Kota Medan, Sumatra Utara, khususnya di Pasar Induk Lau Ci sebagai pusat distribusi utama.
  • When?
    Kondisi ini berlangsung pada awal pekan menjelang perayaan Idul Adha tahun ini.
  • Why?
    Peningkatan permintaan secara tiba-tiba dari luar kota untuk persiapan Idul Adha memicu lonjakan harga cabai merah.
  • How?
    Banyak pembeli besar datang ke pasar induk Medan membeli dalam jumlah besar, membuat harga langsung naik meski pasokan masih cukup tersedia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Harga cabai merah di Medan naik tinggi sekali, dari tiga puluh enam ribu jadi tujuh puluh ribu satu kilo. Katanya karena banyak orang beli buat Idul Adha. Pembeli dari kota lain juga datang beli banyak. Pedagang bilang nanti bisa turun lagi kalau sudah selesai hari raya. Cabai hijau juga ikut naik harganya sekarang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Lonjakan harga cabai merah di Medan menjelang Idul Adha menunjukkan tingginya aktivitas ekonomi dan meningkatnya permintaan dari berbagai daerah, menandakan pasar yang hidup dan pasokan yang tetap diminati. Para pengamat menilai kenaikan ini bersifat musiman, bukan akibat gangguan distribusi, sehingga kestabilan pasokan dan potensi penurunan harga setelah liburan tetap terjaga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Medan, IDN Times Harga cabai merah di Kota Medan melonjak tajam pada awal pekan ini. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), harga di pasar induk naik dari Rp36.000 per kg pada Jumat pekan lalu menjadi Rp70.000 per kg hari ini, meningkat hampir 100 persen.

Kenaikan di Medan menjadi yang tertinggi di Sumatra Utara. Sebagai perbandingan, harga di Sibolga rata-rata Rp37.000 per kg, Padang Sidempuan Rp37.500 per kg, dan Gunungsitoli Rp42.500 per kg. Kondisi ini berbalik dari pola biasanya, di mana harga di Medan umumnya lebih tinggi dibandingkan kota lain di Sumut.

1. Pedagang akui lonjakan dipicu peningkatan permintaan secara tiba-tiba

Ilustrasi cabai merah keriting. (Dok. Bapanas)

Salah satunya pedagang di Pasar Induk Lau Ci menyebut lonjakan dipicu peningkatan permintaan secara tiba-tiba. Pembeli besar dari Langsa dan Kuala Simpang diketahui banyak melakukan pembelian cabai di pasar induk Medan, sehingga mendorong harga naik.

“Permintaan naik tiba-tiba dari luar kota. Itu yang bikin harga langsung terdongkrak,” ujar salah satu pedagang.

Lonjakan permintaan ini dikaitkan dengan persiapan Idul Adha, bukan dampak dari pemadaman listrik massal yang sempat terjadi sebelumnya. Harga diproyeksikan hanya naik sementara dan berpeluang turun kembali setelah hari ini karena pasokan cabai merah dipastikan tetap tersedia cukup.

2. Faktor musiman, bukan gangguan distribusi

Potret cabai (pexels.com/@courtney-stephens)

Pengamat Ekonomi Sumut Gunawan Benjamin menilai kenaikan harga lebih bersifat musiman dan dipicu lonjakan permintaan jelang hari besar keagamaan.

“Kalau dilihat polanya, ini bukan karena gangguan distribusi atau blackout. Permintaan dari luar kota yang tiba-tiba masuk ke Medan membuat harga langsung merespons naik. Setelah kebutuhan persiapan Idul Adha terpenuhi, harga biasanya akan kembali terkoreksi,” jelas Gunawan.

3. Harga cabai merah diperkirakan bergerak stabil

Potret cabai (pexels.com/@jankao)

Ia menambahkan, libur Idul Adha tidak akan memicu kenaikan lebih lanjut. Harga cabai merah diperkirakan bergerak stabil dan tidak jauh berbeda dari pekan sebelumnya. Panen petani juga tidak terganggu jadwal libur panjang instansi.

Selain cabai merah, harga cabai rawit hijau turut naik menjadi rata-rata Rp41.300 per kg.

Editorial Team

Related Article